3MEDIA, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea kembali mengumpulkan pejabat eselon III dan lurah se-Kota Gorontalo untuk mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, Selasa (4/11/2025) malam, di Bandhayo Lo Yiladia.
Di Rakorev itu, Wali Kota Adhan yang didampingi Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, Sekretaris Daerah (Sekda), Ismail Madjid dan Asisten III, Deddy A. Kadullah mengungkap adanya laporan oknum aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang diduga memanfaatkan kewenangannya memperjual belikan onderdil armada pengangkut sampah. “Saya baru-baru ini menerima laporan adanya oknum ASN nakal. Dia diduga memperjual belikan onderdil mobil sampah,” ungkap Wali Kota Adhan.
Dijelaskan Wali Kota Adhan, onderdil tersebut dibeli menggunakan anggaran daerah untuk mengganti yang sudah rusak. Namun, lanjut dia, setelah dibeli, malah dijual kembali.
Sedangkan onderdil yang rusak, Wali Kota Adhan bilang, hanya diganti dengan yang bekas. Tak heran jika truck sampah milik Pemkot Gorontalo sering keluar masuk bengkel, kata Wali Kota Adhan. “Dia cari untung. Informasinya sudah ada sama saya,” ujar sosok yang pernah duduk sebagai anggota DPRD Kota dan Provinsi Gorontalo itu.
Wali Kota Adhan pun geram. Dia lantas menginstruksikan Kepala DLH, Lukman Kasim untuk mengusut persoalan ini hingga tuntas. Sebab, menurut Wali Kota Adhan, apa yang diperbuat oknum ASN ini, sangat merugikan daerah. “Ini juga bisa menghambat program penanganan sampah yang saya dengan Pak Wawali prioritaskan,” tegasnya. (Rls)












