3MEDIA, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo kembali menggelar rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, Selasa (13/1/2026) di Bandhayo Lo Yiladia (BLY). Pada Rakorev yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea didampingi Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid serta dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh camat itu, membahas berbagai hal penting.
Satu diantaranya tentang lurah usulan para camat. Menurut Wali Kota Adhan dirinya telah menerima usulan tersebut. “Sudah ada nama-nama lurah yang diusulkan para camat,” ungkap Wali Kota Adhan sembari menegaskan akan menyeleksi nama-nama yang diusulkan kepada dirinya. Dalam menyeleksi, lanjut Wali Kota Adhan, pihaknya akan mengutamakan lulusan Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN).
Bukan tanpa alasan. Alumni IPDN bagi dia adalah sosok yang berkompeten untuk mengisi posisi tersebut. “Kan para ASN dari IPDN belajar ilmu pemerintahan, bukan pertanian, perhubungan, perikanan. Makanya saya mau mereka yang jadi lurah, bagi yang sudah memenuhi syarat pangkat dan jabatan,” ujarnya.
Pun begitu, lanjut Wali Kota Adhan, sebelum dilantik para lurah akan dibekali ilmu tentang bagaimana menyelesaikan persoalan sengketa tanah yang kerap menjadi permasalahan di kelurahan. “Selain itu, akan ada juga materi tentang menjaga Kantibmas dan lain sebagainya,” lanjut wali kota dua periode itu.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Adhan juga mengingatkan bahwa jabatan hanyalah titipan dan tidak bersifat kekal. Semua pasti akan ditinggalkan. Karena setiap manusia pasti akan menemui ajalnya masing-masing.
Oleh karena itu, ia meminta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo agar bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat. “Bekerja itu bukan hanya tanggung jawab, tetapi juga ada nilai pahalanya,” tutup Wali Kota Adhan. (Rls)












