3MEDIA, GORONTALO – Pengurus Perhimpunan Dunia Usaha Peduli Bencana (PERDANA) Kota Gorontalo Periode 2025–2027 resmi dikukuhkan oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel.Menariknya, dipengukuhan itu, Wawali Indra Gobel bicara blak-blakan soal ancaman bencana dan pentingnya semua pihak ikut ambil peran. Menurut Indra, urusan bencana tidak bisa terus dibebankan ke pemerintah. Dunia usaha dan masyarakat harus ikut turun tangan, mulai dari urusan pencegahan sampai pemulihan pascakejadian.
“Hujan malam ini deras sekali. Tapi alhamdulillah tidak sampai terjadi genangan, hanya beberapa pohon tumbang. Ini bukti bahwa kita harus terus jaga lingkungan bersama-sama,” kata Indra.Ia menyebut, kondisi Kota Gorontalo punya banyak kemiripan dengan sejumlah daerah rawan bencana lain di Indonesia. Salah satunya Tamiang di Aceh, yang sempat ia kunjungi dan dilalui sungai besar seperti halnya Gorontalo.
“Kalau kita lengah, dampaknya bisa besar. Makanya semua harus aware, saling mengingatkan, bukan cuma pemerintah tapi juga dunia usaha dan masyarakat,” tegasnya. Di hadapan pengurus PERDANA yang baru dikukuhkan, Indra mengaku optimistis. Ia yakin para pelaku usaha yang sudah lama tinggal di Gorontalo tahu betul titik-titik rawan yang sering luput dari perhatian.“Bapak-ibu di sini pasti lebih paham mana wilayah rawan, mana yang harus dijaga. Sinergi itu harus dimulai sekarang, dan PERDANA bisa jadi penggeraknya,” ujarnya.
Indra berharap PERDANA tidak sekadar jadi organisasi seremonial, tapi benar-benar hadir ketika kota menghadapi ancaman bencana. Pemerintah Kota Gorontalo, kata dia, siap mendukung setiap langkah kolaborasi yang tujuannya satu keselamatan warga. (Rls)

