3MEDIA, GORONTALO – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menekankan pentingnya keikhlasan dalam beramal serta komitmen menjaga ketertiban Kota Gorontalo. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri penutupan Kuliah Subuh dan Halal Bihalal yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gorontalo, Ahad (15/2/2026), di rumah jabatan wali kota.
Wali Kota Adhan mengingatkan agar membantu agama tidak dilakukan dengan perhitungan materi semata. Menurutnya, urusan pahala sepenuhnya menjadi hak Allah, sementara manusia berkewajiban bekerja dengan tulus dan penuh ketakwaan.Wali kota dua periode itu, optimistis niat baik yang disertai keikhlasan akan membuka jalan kemudahan. Keyakinan itu, kata dia, juga tercermin dalam sejumlah langkah pembangunan yang tengah berjalan, termasuk percepatan penyelesaian Masjid Al-Adha XI di kawasan 10 November yang ditargetkan sudah dapat dimanfaatkan pada Ramadan tahun ini.
Tak hanya itu, Wali Kota Adhan juga mengungkapkan rencana jangka panjang pemindahan Kantor Wali Kota ke wilayah Terminal Andalas sebagai bagian dari penataan kawasan pemerintahan.Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Adhan turut mengenang perjalanan politiknya. Ia bercerita pernah menerima dukungan dana sekitar Rp1,4 miliar dari sosok tak dikenal saat kontestasi Pilwako, yang ia maknai sebagai bentuk pertolongan Allah atas niat yang tulus.
Dia juga mengingat momen tahun 2013 ketika namanya sempat dicoret dari pencalonan.Menurutnya, jika saat itu ia tidak bersikap ikhlas, bisa jadi arah perjalanan hidupnya berbeda. Meski dikenal tegas dalam rapat, Adhan menegaskan dirinya tidak menyimpan dendam pribadi terhadap siapa pun.Terkait pelaksanaan Ramadan, ia memastikan penegakan aturan akan diperketat. Satuan Polisi Pamong Praja diminta menindak tegas rumah makan yang nekat beroperasi pada pagi atau siang hari.
Perlengkapan usaha seperti meja, kursi hingga kompor akan diamankan jika ditemukan pelanggaran. Aktivitas buka puasa diperbolehkan mulai pukul 16.00 Wita.Selain itu, seluruh bentuk hiburan malam dilarang selama Ramadan di Kota Gorontalo. Pengecualian diberikan untuk tempat biliar yang dikategorikan sebagai olahraga, dengan catatan tanpa minuman keras dan praktik perjudian.
Menjelang genap satu tahun masa kepemimpinannya pada 20 Februari mendatang, Wali Kota Adhan menyebut Pemerintah Kota telah meraih 20 penghargaan dalam 11 bulan terakhir.Namun, ia menegaskan capaian tersebut bukan tujuan utama, melainkan konsekuensi dari kerja yang sungguh-sungguh. Saat ini, fokus pemerintahannya diarahkan pada penanganan persoalan sampah. Gerakan bersih-bersih telah dimulai dari Masjid Agung Baiturrahim, masjid-masjid di kelurahan hingga lingkungan sekolah. Ia mengaku rutin turun langsung setiap Selasa dan Jumat untuk memastikan program berjalan efektif.
Pemkot juga telah menyiapkan 50 Getor listrik pengangkut sampah serta sembilan armada truk tambahan di setiap kecamatan, di luar kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup. Menurutnya, fasilitas sudah tersedia, kini dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar Kota Gorontalo semakin tertib dan bersih. (Rls)












