3MEDIA, GORONTALO – Di tengah kegiatan silaturahmi dengan masyarakat dalam rangka peringatan HUT ke-298 Kota Gorontalo yang dilaksanakan di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat sebagai titik pertama, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memberikan atensi khusus terhadap pola asuh anak di era digital. Ia menegaskan bahwa tantangan terbesar orang tua saat ini adalah membentengi generasi muda dari dampak buruk internet dan potensi pergaulan bebas.
Wali Kota Adhan menekankan bahwa ketergantungan pada perangkat teknologi atau gadget telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Ia meminta para orang tua untuk tidak ragu bersikap tegas dalam membatasi penggunaan HP demi menyelamatkan masa depan anak. “Sepuluh kali anak menangis karena tidak diberikan HP itu tidak apa-apa, daripada masa depan mereka yang hancur. Ini adalah pilihan sulit namun perlu diambil oleh setiap orang tua,” tegas Adhan Dambea dalam arahannya.
Selain masalah digital, Wali Kota Adhan juga menyoroti kerentanan anak-anak terhadap pengaruh lingkungan yang tidak sesuai dengan norma sosial dan agama, termasuk indikasi penyimpangan perilaku di kalangan remaja. Menurutnya, saat ini terdapat kelompok-kelompok tertentu yang secara masif menggiring generasi muda ke arah pergaulan yang salah.
“Jika sudah ada indikasi anak-anak salah dalam pergaulan, harus segera diarahkan dan diintervensi. Jangan sampai dibiarkan hingga masa depan mereka rusak. Hal-hal yang menyimpang ini ada kelompok penggeraknya, sehingga hanya orang tua yang mampu menjadi garda terdepan untuk melindungi mereka,” tambahnya.
Wali Kota Adhan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kembali fungsi keluarga sebagai institusi pendidikan karakter yang paling dasar. Ia berharap, ketegasan orang tua dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas digital anak dapat melahirkan generasi Kota Gorontalo yang berakhlak mulia dan memiliki daya saing di masa depan. (Rls)











