• Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami
Jumat, April 24, 2026
  • Login
TriMedia
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
TriMedia
No Result
View All Result
Iklan 1 Iklan 2
Home Uncategorized

Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya

admin@3media.id by admin@3media.id
April 24, 2026
in Uncategorized
0
Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perkembangan teknologi digital turut diikuti dengan meningkatnya modus kejahatan siber, salah satunya email phishing. Di tengah penggunaan email yang masih menjadi bagian penting dalam komunikasi modern, celah ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk mencuri data pribadi.

Email hingga saat ini masih digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari komunikasi formal, pengiriman dokumen, hingga aktivitas promosi. Meski aplikasi chatting semakin populer, email tetap memiliki peran penting, terutama dalam urusan profesional dan transaksi digital.

Namun, di balik kemudahan tersebut, email juga menjadi salah satu kanal yang rentan disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Apa Itu Email Phishing?

Email phishing adalah upaya penipuan dengan cara mengelabui seseorang melalui email untuk memperoleh informasi sensitif, seperti data pribadi, password, hingga informasi keuangan. Modus ini termasuk dalam kategori kejahatan siber yang dilakukan dengan menyamar sebagai pihak atau institusi resmi.

Istilah phishing sendiri berasal dari kata fishing atau memancing. Dalam praktiknya, pelaku mencoba “memancing” korban agar secara sukarela memberikan informasi penting. Teknik yang digunakan biasanya berupa manipulasi psikologis atau social engineering, sehingga korban merasa email tersebut terpercaya.

Untuk memperkuat aksinya, pelaku sering membuat email dan tampilan website yang menyerupai institusi asli. Bahkan, dengan teknik spoofing, alamat email dapat dibuat sangat mirip dengan yang resmi sehingga sulit dibedakan sekilas.

Mengapa Email Phishing Sulit Dikenali?

Seiring berkembangnya teknologi, modus phishing juga semakin canggih. Jika sebelumnya email penipuan mudah dikenali dari bahasa yang buruk, kini pelaku mampu meniru gaya komunikasi resmi dengan cukup meyakinkan.

Tidak hanya itu, pelaku juga sering menggunakan lebih dari satu domain dan membuat tampilan website yang hampir identik dengan aslinya. Hal ini membuat korban kerap tidak menyadari bahwa mereka sedang diarahkan ke situs palsu.

Ciri-Ciri Email Phishing yang Perlu Diwaspadai

Salah satu cara paling efektif untuk menghindari phishing adalah dengan mengenali polanya. Meski semakin canggih, email phishing umumnya masih memiliki beberapa karakteristik berikut:

1. Tata bahasa tidak konsisten

Email phishing sering menggunakan bahasa yang terasa janggal atau tidak rapi. Namun, pelaku kini semakin lihai sehingga ciri ini tidak selalu terlihat jelas dan tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan.

2. Tautan mencurigakan

Hampir selalu terdapat link yang mengarah ke halaman tertentu. Sekilas terlihat seperti alamat resmi, tetapi biasanya memiliki perbedaan kecil pada domain atau struktur URL.

3. Domain email tidak profesional

Institusi resmi menggunakan domain perusahaan, bukan layanan email gratis. Misalnya, layanan resmi Bank Neo Commerce menggunakan domain seperti customercare@bankneo.co.id

4. Website palsu yang menyerupai aslinya

Email phishing sering diarahkan ke situs tiruan yang sangat mirip dengan website resmi, mulai dari logo hingga tampilan visual. Karena itu, penting untuk selalu melakukan pengecekan ulang alamat situs.

Ragam Modus Email Phishing

Email phishing memiliki beberapa bentuk yang umum digunakan oleh pelaku:

1. Spear phishing

Menargetkan individu tertentu dengan pendekatan personal. Pelaku biasanya sudah mengumpulkan informasi korban agar email terlihat meyakinkan.

2. Clone phishing

Email asli diduplikasi, lalu tautan atau lampiran diganti dengan versi berbahaya. Biasanya dikirim ulang dengan alasan teknis seperti gangguan sistem.

3. Whaling

Menyasar individu dengan posisi penting, seperti manajemen perusahaan. Isi email biasanya berkaitan dengan isu serius agar korban segera merespons.

Cara Menghindari Email Phishing

Menghindari email phishing membutuhkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas digital. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

1. Periksa keaslian pengirim email

Pastikan alamat email benar-benar berasal dari domain resmi.

2. Jangan membagikan data pribadi

PIN, password, dan OTP tidak pernah diminta melalui email oleh institusi resmi.

3. Hindari mengklik tautan mencurigakan

Selalu cek URL sebelum membuka link atau mengunduh file.

4. Gunakan sistem keamanan yang diperbarui

Pastikan perangkat dilengkapi antivirus dan sistem keamanan terbaru.

Manfaatkan fitur anti-spamGunakan layanan email yang memiliki perlindungan tambahan terhadap email berbahaya.

Tetap Waspada di Era Digital

Email phishing menjadi salah satu ancaman nyata di tengah meningkatnya aktivitas digital. Dengan teknik yang semakin canggih, siapa pun berpotensi menjadi target.

Karena itu, kewaspadaan menjadi kunci utama. Memahami cara kerja phishing dan mengenali ciri-cirinya dapat membantu melindungi data pribadi dari penyalahgunaan.

Di era digital saat ini, bukan hanya teknologi yang perlu canggih, tetapi juga kesadaran penggunanya.

Klik link Bank Neo Commerce untuk info lengkap dan resmi mengenai Bank Neo Commerce.

Download neobank dari Bank Neo Commerce di PlayStore atau App Store sekarang.  

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Previous Post

30 Hakim Indonesia Ikuti Pelatihan di India, Perkuat Kapasitas Peradilan di Era Digital

Next Post

Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar

admin@3media.id

admin@3media.id

Next Post
Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar

Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar

Recent Posts

  • Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin
  • WiFi Terbaik Selalu Dicari Oleh Pelanggan, Ini Yang Harus Diperhatikan Provider
  • SusHi Tech Tokyo 2026 – Konferensi Inovasi Global Terbesar di Asia Akan Diselenggarakan di Tokyo Mendorong Kota Berkelanjutan Melalui Teknologi Tinggi
  • Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar
  • Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami

PT. TriMedia Gorontalo - 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga

PT. TriMedia Gorontalo - 2024