3MEDIA, GORONTALO – Kabar capaian Kota Gorontalo mengemuka dalam silaturahmi bersama masyarakat yang digelar di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Sabtu (2/5/2026), di kawasan Taman Kren Moodu. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menyampaikan bahwa Kota Gorontalo kini masuk dalam jajaran 10 besar kota termaju di luar Pulau Jawa.
“Alhamdulillah, Kota Gorontalo masuk dalam 10 besar kota termaju di luar Pulau Jawa. Di Sulawesi sendiri hanya dua kota, yaitu Gorontalo dan Manado, dan Gorontalo berada di atas,” ujar Wawali Indra Gobel. Masuknya Kota Gorontalo dalam 10 besar sebagai kota maju di luar pulau Jawa ini, dirilis oleh GoodStats, sebuah media berbasis data di bawah naungan Good News From Indonesia (GNFI) yang menyajikan informasi berkualitas melalui pendekatan statistik, infografik, dan artikel menarik.
GoodStats sendiri merilis data itu, berdasarkan indeks daya saing daerah (IDSD) tahun 2025 Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang memakai pendekatan Competitiveness Index/WEF, menilai empat komponen utama : SDM, pasar, ekosistem inovasi dan lingkungan pendukung.Capaian ini menjadi indikator bahwa arah pembangunan pemerintahan Wali Kota Adhan dan Wawali Indra (AIR) yang dijalankan mulai menunjukkan hasil yang nyata.
Berbagai program yang digulirkan dinilai mampu mendorong kemajuan di sejumlah sektor.Wawali Indra bilang, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi kebijakan dan dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat. “Capaian ini bukan hal yang mudah, dan untuk mempertahankannya juga membutuhkan kerja bersama,” tegasnya. Dalam kegiatan itu, sejumlah instansi turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat, mulai dari aspek keamanan, kesehatan, hingga perlindungan tenaga kerja.
Edukasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap layanan dan program pemerintah. Wawali Indra Gobel juga mengingatkan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk melalui kepatuhan terhadap kewajiban seperti pembayaran pajak dan retribusi. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan masyarakat sangat menentukan keberlanjutan pembangunan,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh warga untuk menjaga capaian yang telah diraih, sekaligus terus mendorong perbaikan di berbagai sektor yang masih perlu ditingkatkan.“Yang sudah baik kita pertahankan, yang sedang berjalan kita lanjutkan, dan yang belum maksimal kita perbaiki bersama,” pungkasnya. (Rls)

