3MEDIA, GORONTALO – Sebanyak 300 pelaku UMKM akan ambil bagian pada kegiatan Street Food yang akan dihelat Pemerintah Kota Gorontalo pada 8 hingga 9 Mei 2026. Hal itu terkuak pada pembukaan kegiatan sosialisasi penguatan UMKM dan persiapan UMKM Street Food yang berlangsung di Aula Banthayo Lo Yiladia (BLY), Kamis (7/5/2026).
“Sesuai informasi dari Dinas Tenaga Kerja Koperasi UMK Kota Gorontalo, total UMKM yang mendaftar sudah 300,” ungkap Sekda Kota Gorontalo Ismail Madjid saat memberikan sambutan pada kegiatan itu. Street Food sendiri akan dihelat di sepanjang ruas jalan dari Rumah Dinas (Rudis) Gubernur hingga simpang empat McDonald’s.
Sekda Ismail menyatakan, Street Food merupakan upaya Pemerintah Kota Gorontalo dalam rangka memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui UMKM. “Ini bukan sekadar program rutin, melainkan strategi kunci dalam pengendalian inflasi dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kota Gorontalo,” ujar Sekda Ismail.
Ia menekankan bahwa target utama pemerintah pada iven ini adalah mendorong para pelaku UMKM agar mampu “naik kelas”. Dalam kesempatan itu, Sekda Ismail juga mendorong 300 pelaku usaha tersebut, serta masyarakat luas, untuk memanfaatkan kekuatan media sosial dalam mempromosikan potensi lokal.
Langkah digitalisasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, sehingga produk unggulan daerah mampu menarik minat pengunjung dari berbagai penjuru. Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah dan kreativitas digital para pelaku usaha, Kota Gorontalo optimistis dapat membangun ekosistem ekonomi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global. (Rls)

