3MEDIA, GORONTALO – Penyelenggaraan kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo dengan warga di tiap kelurahan banyak memberikan manfaat positif. Ya, selain mendekatkan layanan publik, seperti pengurusan administrasi kependudukan dan pembayaran pajak daerah, masyarakat juga mendapat wejangan tentang beragam hal. Satu diantaranya terkait bahaya terorisme yang disampaikan Teguh dari Tim Pencegahan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri pada Rabu (20/5/2026) malam di Kelurahan Pohe.
Di hadapan warga, Teguh mengingatkan warga agar jangan mudah terpapar paham radikalisme yang saat ini sudah banyak disebarkan di media sosial. “Jaga anak-anak ibu dan bapak dari radikalisme. Sebab sekarang penyebarannya sudah lewat media sosial,” ungkap Teguh. Untuk itu, Teguh bilang, orang tua harus meningkatkan kewaspadaannya saat anak-anak menggunakan Handphone.
“Lihat aplikasi yang di akses mereka, kemudian isi dari tiap konten yang mereka lihat. Kalau sudah mengarah ke radikalisme, segera tegur dan beri pemahaman akan bahaya dari yang mamanya terorisme,” tegas Teguh. Dalam kesempatan itu, Teguh juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Gorontalo yang telah membuat kebijakan pembatasan penggunaan Handphone di kalangan anak-anak.
Keputusan itu, menurut Teguh, sangat membantu pihaknya menjaga anak-anak terpapar radikalisme. “Ini bukan karena kita membatasi anak-anak mengenal teknologi, tapi lebih dari itu, kita ingin menjaga generasi penerus bangsa,” tutup Teguh. (Rls)

