3MEDIA, GORONTALO – Gelaran Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke XVII tahun 2026, tinggal menghitung hari. Seluruh persiapan yang dilakukan panitia pusat dan daerah, hampir mencapai 100 persen. Namun, ada sesuatu yang membuat publik bertanya-tanya. Yaitu soal koordinasi antar pemerintah daerah.
Ya, hingga saat ini, Pemprov Gorontalo belum mengundang sejumlah kepala daerah di luar Kabupaten Gorontalo, sebagai tuan rumah untuk duduk bersama membahas event nasional tersebut.
Wajar saja ini menjadi sorotan. Sebab, diketahui bersama daerah tujuan para tamu dari berbagai provinsi bukan hanya Kabupaten Gorontalo.
Para undangan dipastikan akan datang berkunjung ke daerah lain. Seperti Bone Bolango, tamu dari luar pasti akan mengunjungi daerah itu, untuk berwisata di Hiu Paus, Botubarani. Kemudian Kota Gorontalo. Tamu dan undangan akan tinggal di hotel-hotel yang ada di Kota Gorontalo.
“Harusnya Pemprov Gorontalo sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat berkolaborasi dengan Pemkot atau Pemkab Bone Bolango,” tegas seorang warga yang namanya enggan disebutkan. Tak adanya koordinasi antar pemerintah daerah diduga sumber tadi karena ada pemicu lain. Jika benar ini adanya, warga sangat menyayangkan sikap Pemprov Gorontalo. “Jangan gengsi untuk berkoordinasi. Ini demi nama baik daerah,” kata warga itu.
Apa yang disampaikan sumber tadi, memang benar adanya. Ya, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea yang dihubungi pewarta mengungkap bahwa sampai dengan saat ini tak ada koordinasi yang dibangun Pemprov Gorontalo. Pun begitu, Adhan mengaku tetap akan membantu untuk menyukseskan pelaksanaan PENAS Tani dan Nelayan XVII.
Salah satu dukungan bisa dilihat dari menyiapkan tenaga kesehatan untuk para tamu PENAS. “Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk menyiapkan tenaga medis jika dibutuhkan para tamu,” ujar Adhan. Bukan cuma Dinas Kesehatan, Adhan juga sudah memerintahkan OPD terkait untuk ikut menyukseskan iven nasional itu.
Bahkan, saat PENAS berlangsung Adhan juga sudah menyiapkan salah satu lokasi wisata kuliner di Kampung Cina yang bisa menjadi tempat bersantai para tamu yang datang. Sesuai dengan tempatnya, wisata kuliner di lokasi itu, akan mengusung konsep Negeri Tirai Bambu. Tak sampai disitu, Adhan juga sudah menyiapkan Festival Apangi untuk menjadi tempat kunjungan para tamu dari luar daerah. (rls)

