3MEDIA, GORONTALO – Keluhan masyarakat terkait kondisi musala di Citimall Gorontalo yang mengeluarkan bau tidak sedap langsung mendapat respons cepat dari Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Tak menunggu lama, Wali Kota Adhan turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan laporan yang disampaikan warga. Hasil peninjauan tersebut membenarkan keluhan masyarakat.
Wali Kota Adhan mendapati musala yang menjadi fasilitas ibadah bagi pengunjung satu-satunya mall di Gorontalo itu mengeluarkan bau busuk yang dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan umat Muslim saat melaksanakan salat. Menurut Wali Kota Adhan, kondisi tersebut sangat tidak layak untuk sebuah tempat ibadah yang setiap hari digunakan masyarakat.
Terlebih, Musala di pusat perbelanjaan menjadi fasilitas yang banyak dimanfaatkan pengunjung ketika waktu salat tiba. “Nanti kita akan undang pihak pengelola Citimall dan kita akan minta untuk dibenahi itu. Karena setiap orang ke mal kalau waktu salat dan mau salat mereka pasti ke situ. Sementara tempat salat itu baunya busuk luar biasa,” ujar Wali Kota Adhan usai meninjau lokasi.
Sebagai tindak lanjut, ia akan memanggil pihak pengelola Citimall Gorontalo guna meminta penjelasan terkait sumber bau serta mendesak penanganan agar permasalahan segera diselesaikan. Wali Kota Adhan menegaskan, persoalan kebersihan tempat ibadah bukan hal sepele. Fasilitas ibadah di ruang publik harus memenuhi standar kenyamanan sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
Ia menilai, kondisi musala yang mengeluarkan bau busuk justru bertentangan dengan fungsi utama tempat ibadah yang seharusnya memberikan rasa nyaman bagi para penggunanya.”Makanya kita akan memanggil pengelola untuk dimintai keterangan dan meminta untuk menyelesaikan keluhan masyarakat tersebut,” tegasnya.
Tak hanya menyoroti musala di Citimall Gorontalo, Wali Kota Adhan juga mengingatkan seluruh pengelola fasilitas umum yang menyediakan tempat ibadah untuk lebih memperhatikan aspek kebersihan dan kenyamanan. Wali Kota Adhan meminta agar setiap musala maupun tempat ibadah lainnya di fasilitas publik dirawat dengan baik, termasuk memastikan tidak terdapat bau tidak sedap yang dapat mengganggu ibadah.
Menurutnya, tempat ibadah merupakan ruang yang digunakan masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga kebersihan dan kenyamanannya menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.”Kami minta agar tempat-tempat ibadah itu tetap terjaga dan memastikan para penggunanya dalam keadaan khusyuk menjalankan ibadah salat.
Bagaimana bisa ketika seseorang ingin beribadah menghadap Allah, sementara mereka dihadapkan dengan bau yang busuk. Ini sangat tidak layak,” pungkasnya. Langkah cepat Wali Kota Adhan ini menjadi bentuk respons atas aspirasi masyarakat sekaligus peringatan bagi seluruh pengelola fasilitas publik agar menjadikan kebersihan tempat ibadah sebagai prioritas pelayanan kepada pengunjung. (Rls)

