3MEDIA, GORONTALO – Ikatan Keluarga Besar Alumni SMP Negeri 1 (IKA SPENSA) Gorontalo memasuki babak baru setelah kepengurusan periode 2026-2030 resmi dikukuhkan, Sabtu (15/8/2026). Dr. Ir. Arianto Husain dipercaya memimpin organisasi tersebut sebagai Ketua Umum selama 4 tahun kedepan. Pengukuhan jajaran pengurus berlangsung di Aula Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Bhandayo Lo Yiladia (BLY), dan dilakukan oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea yang diwakili penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Nuryanto.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Nuryanto berharap keberadaan IKA SPENSA diharapkan tidak berhenti pada agenda reuni atau sekadar menjaga hubungan antar-alumni. Baginya, organisasi ini dinilai memiliki modal besar untuk ikut menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, terutama di sektor pendidikan.
Pj Sekda Nuryanto mengatakan, IKA SPENSA memiliki kekuatan yang cukup besar karena dihuni alumni dengan latar belakang profesi, pengalaman, dan jejaring yang beragam. Sejumlah alumni bahkan kini menempati posisi penting dan strategis di pemerintahan maupun sektor lainnya, baik di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi.
“Ketuanya Pak Ariyanto Husain. Terus ada juga Pak Fedriyanto Koniyo, ada Pak Heru Zulkifli Thalib, dan masih banyak lagi figur-figur luar biasa yang tidak bisa saya sebut satu per satu tanpa mengurangi rasa hormat,” ujar Pj Sekda Nuryanto. Menurutnya, kapasitas tersebut merupakan aset yang dapat diarahkan untuk melahirkan gagasan maupun program yang berdampak langsung terhadap kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah.
“Peran ini begitu penting dan sentral, terutama dalam membangun kolaborasi di bidang pendidikan. Potensi yang dimiliki para alumni harus dapat diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi generasi muda,” katanya. Pj Sekda Nuryanto menilai, pendidikan memiliki ruang yang luas untuk dikolaborasikan dengan organisasi alumni.
Tidak hanya dalam bentuk dukungan terhadap almamater, tetapi juga melalui pertukaran pengalaman, penguatan kapasitas generasi muda, hingga program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia berharap IKA SPENSA dapat menjadi salah satu mitra strategis Pemerintah Kota Gorontalo dalam merumuskan dan menjalankan program di bidang pendidikan.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk keluarga besar alumni,” katanya. Selain mendorong kontribusi eksternal, Nuryanto juga mengingatkan pengurus IKA SPENSA periode 2026-2030 untuk menjaga soliditas internal.
Menurutnya, perbedaan angkatan, profesi, pengalaman, hingga latar belakang para alumni seharusnya tidak menjadi sekat. Sebaliknya, keberagaman tersebut dapat menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. “Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh alumni, lakukan koordinasi dengan almamater dan berbagai pihak terkait, serta hadirkan kolaborasi yang menghasilkan program-program yang bermanfaat,” ujarnya.
Dengan kepengurusan baru ini, IKA SPENSA Gorontalo diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi alumni yang aktif dan produktif. Bukan hanya tempat berkumpulnya mereka yang pernah menempuh pendidikan di SPENSA, tetapi juga ruang untuk mengubah pengalaman dan jejaring alumni menjadi kekuatan sosial. Dengan begitu, nama besar alumni SPENSA tidak hanya tercatat dalam perjalanan almamater, tetapi juga hadir melalui kerja nyata bagi masyarakat Kota Gorontalo. (Rls)

