3MEDIA, GORONTALO – Ditengah padatnya aktivitas menjalankan roda pemerintahan, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memilih mengisi waktu akhir pekan dengan kegiatan sederhana yang sarat hiburan. Ahad (13/9/2026), Wali Kota Adhan terlihat menikmati permainan layangan di kawasan Eks Terminal Andalas 42, Kota Gorontalo. Aktivitas tersebut menjadi cara tersendiri bagi orang nomor satu di Kota Gorontalo itu untuk melepas penat setelah menjalankan berbagai agenda pemerintahan.
Bermain layangan bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang. Bagi sebagian masyarakat, permainan tradisional ini merupakan seni yang memadukan keterampilan, kesabaran, kreativitas, dan kemampuan membaca arah angin. Dalam permainan layangan, pemain dituntut mampu mengendalikan benang agar layangan dapat terbang stabil di udara. Pengaturan panjang benang, tarikan, serta pelepasan benang harus dilakukan secara tepat untuk menjaga keseimbangan layangan.
Selain itu, pemain juga perlu memahami kondisi angin. Angin yang terlalu lemah dapat membuat layangan sulit mengudara, sementara hembusan yang terlalu kencang bisa membuat layangan kehilangan kendali. Karena itu, kepekaan terhadap arah dan kekuatan angin menjadi bagian penting dalam seni bermain layangan. Tidak hanya soal teknik, layangan juga memiliki nilai seni dari segi bentuk, warna, dan desain.
Beragam kreasi layangan mencerminkan imajinasi pembuatnya, sekaligus menjadi bagian dari kekayaan permainan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Bagi Wali Kota Adhan Dambea, menikmati permainan layangan di ruang terbuka menjadi salah satu cara untuk menyegarkan pikiran. Kegiatan ini juga memperlihatkan sisi lain seorang pemimpin daerah yang dapat menikmati hiburan sederhana di tengah kesibukan mengurus pemerintahan.
Kawasan Eks Terminal Andalas 42 sendiri merupakan salah satu lokasi yang tengah dipersiapkan untuk pengembangan kawasan pemerintahan baru Kota Gorontalo. Di sela-sela aktivitas dan rencana pembangunan tersebut, permainan layangan menghadirkan suasana santai pada akhir pekan. (Rls)

