3MEDIA, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo menempatkan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan transformasi digital sebagai arah utama pembangunan pada 2027.Arah tersebut, disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dalam rapat paripurna DPRD Kota Gorontalo dengan agenda pembicaraan tingkat I penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Gorontalo Tahun Anggaran 2027.
Menurut Wali Kota Adhan, tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Gorontalo 2025-2029, sehingga menjadi fase akselerasi setelah dua tahun pertama difokuskan pada peletakan fondasi pembangunan.“Target kita selanjutnya adalah pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang didukung oleh transformasi digital,” kata Wali Kota Adhan saat menyampaikan tema pembangunan Kota Gorontalo 2027 di hadapan anggota DPRD kota Gorontalo, Senin (5/10/26).
Menurut Wali Kota, target tersebut diterjemahkan melalui dua pilar utama. Pilar pertama adalah penguatan infrastruktur utama sebagai penopang munculnya pusat pertumbuhan ekonomi baru.Salah satu proyek yang disebut menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru adalah pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo baru di kawasan eks Terminal 42, Andalas. “Kita tidak bisa bicara pertumbuhan ekonomi baru tanpa pusat pertumbuhan yang baru. Salah satu episentrumnya adalah pembangunan Kantor Wali Kota baru yang akan menjadi penggerak kawasan baru,” ujarnya.
Pilar kedua diarahkan pada penguatan infrastruktur pendukung dan digitalisasi ekonomi.Pemerintah Kota Gorontalo, lanjut wali kota dua periode itu, akan memberi perhatian pada sektor UMKM, wirausaha, koperasi dan ekonomi kreatif, sehingga pemanfaatan teknologi tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur digital, tetapi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kita akan fokus pada UMKM, wirausaha, koperasi dan ekonomi kreatif agar transformasi digital benar-benar dirasakan oleh rakyat kecil,” pungkasnya. (Rls)

