• Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
TriMedia
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
TriMedia
No Result
View All Result
Iklan 1 Iklan 2
Home Bisnis

Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM

vritimes by vritimes
Oktober 9, 2026
in Bisnis
0
Public
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Memasarkan produk secara daring telah menjadi keniscayaan bagi pengusaha UMKM di tengah era digital. Sayangnya, belum semua pengusaha UMKM dapat mengoptimalkan penjualan secara daring untuk menambah omzet.

JAKARTA – Memasarkan produk secara daring telah menjadi keniscayaan bagi pengusaha UMKM di tengah era digital. Sayangnya, belum semua pengusaha UMKM dapat mengoptimalkan penjualan secara daring untuk menambah omzet.

Weliyan Tanoyo, Founder Digifolium, mengatakan bahwa terdapat dua kendala umum pengusaha UMKM belum dapat memaksimalkan penjualan daring, yakni tidak terbiasa dengan beragam fitur di lokapasar (marketplace) dan keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM).

“Jadi sebenarnya bukan gaptek (gagap teknologi), hanya belum terbiasa. Yang berikutnya banyak UMKM masih single fighter, sehingga kemampuannya terbatas. Pelatihan dan materi yang bagus tidak segera dikerjakan sehingga lupa,” ujarnya di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Weliyan menuturkan hal itu ketika menjadi pembicara pada sesi Digitalization Bootcamp yang merupakan rangkaian kegiatan Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas Membuka Pasar Global.

Kegiatan bootcamp UMKM itu diselenggarakan oleh Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang menghadirkan 230 pelaku UMKM, termasuk 180 UMKM binaan SETC dan 50 pengusaha UMKM yang tergabung dalam Jakpreneur. SETC merupakah bagian dari program pemberdayaan UMKM oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah Payung Program Keberlanjutan ”Sampoerna untuk Indonesia”.

Weliyan menuturkan, pengusaha UMKM perlu secara konsisten melakukan pengelolaan waktu untuk meningkatkan kemampuan pemasaran daring. Pengelolaan waktu yang konsisten membantu pelaku UMKM menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usahanya.

UMKM juga perlu cermat dan bijak mengakali lesunya penjualan. Jika produk andalan sedang sepi, pengusaha UMKM dapat mencoba produk lain yang masih terkait untuk mempertahankan kinerja penjualan. Dia mencontohkan ketika penjualan sepatu sepi, pengusaha UMKM dapat mencoba menjual sabuk atau ikat pinggang.

Manfaatkan Fitur Live Streaming

Pada kesempatan yang sama, Rika Yeo, Womanpreneur & E-Commerce Coach membagikan kiat memanfaatkan dan mempraktikan live streaming untuk memasarkan produk UMKM. Live streaming harus punya tujuan yang jelas yakni memasarkan produk yang direncanakan dan dapat dikombinasikan dengan produk unggulan.

Menurutnya, kunci keberhasilan penjualan secara live streaming ialah harus mampu berinteraksi secara aktif dengan penonton. Makin banyak interaksi menandakan aktivitas live streaming berjalan baik dan bakal disarankan oleh lokapasar.

“Rumusnya sederhana, cukup ingat SKSD Aja. SKSD Aja itu singkatan dari Sapa atau menyapa penonton. Berikutnya Kenalan, Spill problem konsumen, lalu Diskon. Jangan lupa untuk selalu selipkan Ajakan untuk membeli,” katanya.

Rika lantas membagikan kiat agar konsumen membeli produk yang dipasarkan secara live streaming. Menurutnya, produk yang dipasarkan harus mampu menyelesaikan masalah konsumen, memberikan manfaat, dan tunjukkan bukti yang kemudian ditutup dengan ajakan membeli.

“Kita bisa mulai dari masalah yang dihadapi konsumen, lalu tunjukkan bukti, dan demonstrasikan hal yang mau ditonjolkan dari produk. Calon pembeli akan tertarik ketika melihat bukti. Diskon dapat diberikan saat konsumen melakukan check out,” tambahnya.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Previous Post

Come scegliere casino online non AAMS sicuri e affidabili per divertirsi con i giochi

Next Post

Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

vritimes

vritimes

Next Post
Public

Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos
  • Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali
  • Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM
  • Come scegliere casino online non AAMS sicuri e affidabili per divertirsi con i giochi
  • “Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami

PT. TriMedia Gorontalo - 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga

PT. TriMedia Gorontalo - 2024