• Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
TriMedia
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
TriMedia
No Result
View All Result
Iklan 1 Iklan 2
Home Bisnis

Evaluasi Kinerja Penyaluran FLPP, BP Tapera Perkuat Strategi Percepatan Pembiayaan Rumah Subsidi

vritimes by vritimes
Oktober 20, 2026
in Bisnis
0
Public
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BP Tapera bersama Kementerian PKP, perbankan, dan pengembang terus memperkuat sinergi serta mempercepat penyelesaian hambatan penyaluran FLPP guna mendukung pencapaian target pembiayaan perumahan nasional pada akhir 2026.

JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melakukan evaluasi kinerja penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) guna memperkuat strategi percepatan pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Evaluasi tersebut berlangsung dalam Rapat Evaluasi Kinerja KPR Subsidi FLPP Tahun Anggaran 2026 dan KUR Perumahan yang dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, jajaran BP Tapera, perbankan, serta asosiasi pengembang di Gedung Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026). Berdasarkan data BP Tapera, realisasi penyaluran KPR Subsidi FLPP hingga 19 Oktober 2026 mencapai 184.342 unit dengan nominal FLPP sebesar Rp23 triliun. Selain itu, terdapat 39.830 calon debitur yang masih menjalani proses pembiayaan di perbankan.

Dengan demikian, total realisasi dan calon debitur dalam proses mencapai 224.172 unit atau sekitar 64 persen dari target nasional sebanyak 350.000 unit pada 2026.Penyaluran FLPP didukung jaringan kemitraan yang melibatkan 43 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, serta 8.287 pengembang dengan cakupan 11.504 perumahan di 391 kabupaten/kota pada 36 provinsi.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan perbankan dan pengembang untuk menyelesaikan berbagai hambatan teknis maupun administratif yang berpotensi memperlambat proses pembiayaan. “Teman-teman tim teknis langsung kami kawal, apa yang menjadi kendala. Kalau ada yang terkait dengan pengembang, langsung kami koordinasikan dengan pengembang supaya ada percepatan,” ujar Heru.

Menurutnya, BP Tapera juga mempercepat proses validasi data dan memperkuat peran tim khusus atau task force untuk memastikan hambatan dalam proses pembiayaan dapat segera ditangani.Sebagai langkah percepatan, BP Tapera menyiapkan 42 kegiatan sosialisasi dan pemasaran pada periode 19–25 Oktober 2026 untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap program KPR Subsidi FLPP.Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan dalam mencapai target pembiayaan perumahan.

“Dalam mencapai target pasti ada masalah, kendala, apakah teknis maupun nonteknis. Saya rasa kita sebagai pemimpin negara, pejabat negara, tentu mengidentifikasi masalah itu satu hal, tapi tentu kita punya kemampuan problem solving,” tegas Maruarar. Ia juga meminta seluruh bank penyalur meningkatkan kinerja serta memastikan proses pembiayaan berjalan lebih efektif.“Tolong sampaikan kepada direksinya masing-masing bahwa kami akan melakukan evaluasi terbuka,” ujarnya.

Selain mengevaluasi FLPP, rapat turut membahas perkembangan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati memaparkan realisasi penyaluran KUR Perumahan yang mencapai sekitar Rp27,7 triliun secara nasional.Melalui evaluasi tersebut, BP Tapera bersama Kementerian PKP, perbankan, dan pengembang terus memperkuat sinergi serta mempercepat penyelesaian hambatan penyaluran FLPP guna mendukung pencapaian target pembiayaan perumahan nasional pada akhir 2026.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Previous Post

BINUS @Malang Dorong Semangat Kewirausahaan Mahasiswa Lewat BESTARI FESTIVAL 2026

Next Post

Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Analisis XAUUSD Berpotensi Turun ke US$4.066

vritimes

vritimes

Next Post
Public

Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Analisis XAUUSD Berpotensi Turun ke US$4.066

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pemerintah Soroti Keadilan Pajak di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto
  • Mendorong BUMD Naik Kelas, IIRC Hadirkan BUMD Scale Up Summit 2026
  • Denyut Baru Jalur Selatan: Saat Kereta Api dan Geopark Dunia Mengubah Wajah Pariwisata Kebumen
  • Harga Minyak WTI Hari Ini: Dupoin Futures Soroti Peluang Kenaikan ke US$106,61
  • Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Analisis XAUUSD Berpotensi Turun ke US$4.066

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami

PT. TriMedia Gorontalo - 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga

PT. TriMedia Gorontalo - 2024