• Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
TriMedia
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
TriMedia
No Result
View All Result
Iklan 1 Iklan 2
Home Bisnis

Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa

vritimes by vritimes
Oktober 21, 2026
in Bisnis
0
Public
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 11 tim mahasiswa mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 untuk mengembangkan aplikasi, menguji ide, dan memperkuat kolaborasi talenta digital bersama Telkom AI Center Aceh.

BANDA ACEH – Sebanyak 11 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) Universitas Syiah Kuala, Telkom AI Center Aceh, dan Pemerintah Kota Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, membangun aplikasi berbasis teknologi, dan menguji gagasan mereka melalui kompetisi.

Dari total 24 tim yang mendaftar, panitia melakukan proses kurasi untuk menentukan tim yang mengikuti kegiatan final secara langsung di Banda Aceh. Peserta yang terpilih berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Samudra Langsa, Universitas Sumatera Utara, dan perguruan tinggi lainnya.

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut memperlihatkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Lebih dari sekadar kompetisi, AI Hackathon Aceh 2026 memberikan ruang bagi peserta untuk mengubah gagasan yang berkembang di lingkungan kampus menjadi produk digital yang dapat dipresentasikan dan dinilai secara langsung.

Dua Puluh Jam Membangun Aplikasi, Dua Puluh Menit Meyakinkan Juri

Salah satu peserta dari Universitas Sumatera Utara (USU) menyampaikan bahwa AI Hackathon Aceh merupakan kali kedua dirinya mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi ini sangat menarik, terutama karena peserta ditantang bekerja secara intensif bersama anggota tim dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam kompetisi ini, peserta menjalani tantangan pengembangan aplikasi selama 20 jam. Dalam rentang waktu tersebut, setiap tim perlu menyusun ide, membagi peran, mengembangkan aplikasi, dan mempersiapkan hasil pekerjaannya. Setelah proses pengembangan selesai, masing-masing tim memperoleh waktu 20 menit untuk melakukan pitching di hadapan dewan juri.

Bagi peserta, format kompetisi tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dari proses pembelajaran di kelas. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami aspek teknis pengembangan aplikasi, tetapi juga mengelola waktu, berkolaborasi, mengambil keputusan, dan mengomunikasikan solusi yang dibangun secara terstruktur.

Pengalaman ini sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk menguji kemampuan dalam menghadapi keterbatasan waktu, menyelesaikan persoalan secara kolaboratif, serta mempertanggungjawabkan gagasan yang mereka ajukan.

Validasi Ide Kampus Melalui Kompetisi

Peserta dari UIN Ar-Raniry menilai kegiatan seperti AI Hackathon Aceh penting untuk memberikan arah dan motivasi bagi ide-ide yang lahir di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, gagasan mahasiswa perlu memperoleh ruang untuk diuji, dikembangkan, dan divalidasi melalui kompetisi agar memiliki tolok ukur yang lebih konkret.

Kompetisi teknologi dapat menjadi salah satu jalur untuk mempertemukan proses pembelajaran akademik dengan tantangan pengembangan produk di dunia nyata. Melalui proses tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat sejauh mana ide yang dikembangkan dapat diterjemahkan menjadi aplikasi, sekaligus menerima penilaian dan masukan atas solusi yang mereka tawarkan.

Pendekatan ini juga mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada tahap konseptual. Ide yang muncul dari tugas perkuliahan, riset, maupun pengamatan terhadap persoalan di masyarakat dapat dikembangkan lebih lanjut melalui proses eksperimen, kolaborasi, dan pengujian.

Telkom AI Center Aceh Dukung Ruang Tumbuh Talenta Digital

Telkom AI Center Aceh mendukung berbagai kegiatan kreatif digital di Aceh melalui penyediaan ruang kolaborasi, fasilitasi pelatihan, serta perluasan eksposur bagi tim dan talenta lokal agar dapat menunjukkan karya serta inovasinya kepada khalayak yang lebih luas.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan teknologi, tetapi juga mendorong masyarakat, komunitas, mahasiswa, dan pengembang muda untuk menghasilkan karya yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

“Telkom AI Center Aceh ingin menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan ruang bagi talenta muda untuk belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan karya. Dukungan kami tidak hanya melalui penyediaan tempat untuk berkegiatan, tetapi juga pelatihan dan kesempatan bagi tim untuk mendapatkan eksposur, memperluas jejaring, serta memperkenalkan inovasi yang mereka kembangkan,” ujar Jurnalis Hius, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Menurutnya, pengembangan ekosistem digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, komunitas, pemerintah, hingga industri. Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi talenta muda dapat berkembang melalui pengalaman praktis, akses terhadap pengetahuan dan teknologi, serta kesempatan untuk mempertemukan inovasi dengan kebutuhan yang lebih luas.

AI Hackathon Aceh 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Keterlibatan mahasiswa lintas perguruan tinggi menunjukkan pentingnya menyediakan ruang yang memungkinkan talenta dari berbagai latar belakang untuk bertemu, bertukar gagasan, dan mengembangkan solusi bersama.

Melalui kegiatan seperti ini, penguatan ekosistem digital Aceh diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan perguruan tinggi sebagai sumber gagasan dan talenta, komunitas sebagai penggerak kolaborasi, serta dukungan pemerintah dan industri sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan pengembangan inovasi.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Previous Post

Persiapkan Motor Sebelum Bepergian, BRI Finance Bagikan Tips Touring Aman

Next Post

ICANN87 Resmi Dibuka di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah Rapat Publik ICANN untuk Pertama Kalinya

vritimes

vritimes

Next Post
Public

ICANN87 Resmi Dibuka di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah Rapat Publik ICANN untuk Pertama Kalinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Benarkah WA Coexistence Bisa Jadi Solusi Alternatif Pasca 1 Oktober?
  • Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
  • SONO Hotels & Resorts Asia Menandatangani HMA untuk SONO Moon Bali Seminyak
  • ICANN87 Resmi Dibuka di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah Rapat Publik ICANN untuk Pertama Kalinya
  • Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami

PT. TriMedia Gorontalo - 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga

PT. TriMedia Gorontalo - 2024