3MEDIA, GORONTALO – Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, meminta inovasi yang dibuat jajaran Pemerintah Kota Gorontalo tidak berhenti sebatas peluncuran, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Wawali Indra saat menghadiri launching tiga inovasi hasil proyek perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, Selasa (3/11/2026), di Bandhayo Lo Yiladia.
Menurut Wawali Indra, perkembangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah membuat pemerintah harus mampu beradaptasi. Inovasi pun dinilai penting untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan dan terjangkau. Apalagi, kata dia, keterbatasan anggaran daerah harus diimbangi dengan kemampuan aparatur dalam mencari cara baru untuk menyelesaikan persoalan pemerintahan.
Tiga inovasi yang diluncurkan yakni Kolaborasi Multipihak dalam Membangun Ekosistem Riset di Kota Gorontalo (KOLAM EKORIS) oleh Kepala Bapperida Kota Gorontalo Heru Zulkifli Thalib. Selanjutnya, Sistem Manajemen dan Pusat Data Informasi Kebencanaan Terintegrasi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Gorontalo, Hendry Ticoalu, serta Transformasi Tata Kelola Kolaboratif Pengembangan Industri Unggulan Melalui Model SS untuk Kesiapan Implementasi RPIK Kota Gorontalo 2026-2046 oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo, Haryono Suronoto.
Wawali Indra berharap ketiga inovasi tersebut dapat terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam program kerja masing-masing perangkat daerah.Ia juga mendorong perangkat daerah lainnya untuk tidak ragu melahirkan gagasan baru yang dapat membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Kota Gorontalo. (Rls)

