3MEDIA, GORONTALO – Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, secara resmi membuka kegiatan pembinaan dan pembekalan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Gorontalo Tahun 2026, Rabu (1/4/2026). Dalam kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Ismail Madjid, pimpinan OPD, camat, lurah, serta pengurus PAD tersebut, Indra menegaskan pentingnya peran Satgas dalam mengawal target PAD tahun ini yang mencapai lebih dari Rp447 miliar.
“Saya ingin kita langsung bicara soal tanggung jawab besar yang ada di pundak Saudara-saudara sekalian,” tegas Wawali Indra dalam sambutannya. Wawali Indra menjelaskan, target PAD tahun 2026 mengalami kenaikan hampir 17 persen dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, angka tersebut bukan sekadar target di atas kertas, melainkan harus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan.
“Kenapa ini kita kejar? Karena di saat daerah lain mulai melakukan efisiensi hingga memangkas pegawai, kita di Kota Gorontalo tetap berkomitmen mempertahankan tenaga PPPK,” ujarnya. Wawali Indra menekankan bahwa PAD menjadi sumber utama pembiayaan berbagai kebutuhan daerah, termasuk gaji tenaga P3K serta tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN.
“Artinya, tugas Saudara mengawasi pajak hotel, restoran, hingga parkir bukan sekadar urusan administratif. Ini menyangkut kesejahteraan pegawai kita sendiri,” jelasnya. Ia juga mengingatkan seluruh anggota Satgas untuk menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan disiplin saat turun ke lapangan. Meski dituntut tegas, pendekatan humanis tetap harus dikedepankan dalam berinteraksi dengan para pelaku usaha.
“Bawa nama pemerintah dengan baik. Jangan membuat gaduh, tapi pastikan tidak ada kebocoran sekecil apa pun. Pelaku usaha juga harus sadar bahwa pajak yang mereka bayarkan akan kembali untuk pembangunan daerah,” katanya. Wawali Indra turut menegaskan tidak boleh ada praktik kecurangan atau “main mata” dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan.
Ia meminta agar sistem pengawasan diperkuat agar target PAD yang telah ditetapkan dalam APBD tidak hanya tercapai, tetapi juga bisa melampaui. “Ini demi kemandirian fiskal daerah, agar kita tidak terus bergantung pada pemerintah pusat,” tambahnya. Ia juga meminta seluruh Satgas bekerja dengan penuh tanggung jawab sebagai garda terdepan dalam optimalisasi PAD. (Rls)











