3MEDIA, GORONTALO – Permasalahan di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) sebelum pemerintahan Adhan Dambea-Indra Gobel (AIR) begitu banyak. Mulai dari pelayanan, ketersediaan alat kesehatan hingga pengelolaan keuangan. Terbaru yang terungkap terkait pembayaran ke pihak ketiga. Pada rapat evaluasi dan silaturahmi antara Wali Kota Adhan dengan mitra kerja RSAS, Direktur Abdulhafidz Daud mengungkap bahwa pembayaran ke pihak ketiga bisa mencapai hingga satu tahun.
“Dulu pak, sebelum bapak, pengambilan barang bulan Januari 2024, bayarnya Januari 2025,” ungkap Abdulhafidz. Namun, lanjut Abdulhafidz, setelah Pemerintah Kota Gorontalo dinakhodai Wali Kota Adhan dan Wawali Indra, hutang pengambilan dibayar tidak satu tahun lagi, kini enam bulan langsung lunas. “Sekarang tinggal enam bulan, pak wali,” ucap Abdulhafidz di rapat yang dipimpin Wali Kota Adhan itu.
Abdulhafidz menambahkan, pihaknya akan berupaya waktu pembayaran piutang RSAS jedanya tidak terlalu lama pasca pengambilan barang. Sementara itu, Wali Kota Adhan megatakan, dirinya sudah mengetahui persoalan ini. Untuk itu, sejak ia dilantik, yang pertama dilakukan adalah membenahi manajemen RSAS. “Jadi bapak dan ibu, yang saya perbaiki agar rumah sakit kita pengelolaannya menjadi baik adalah membongkar manajemen,” ujar Wali Kota Adhan.
Ia juga menegaskan komitmennya kerjasama dengan para mitra kerja akan terus diperbaiki.”InsyaAllah dengan adanya pembenahan, hubungan kita akan semakin baik di waktu yang akan datang,” pungkasnya. (Rls)











