3MEDIA, GORONTALO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo memaparkan rincian program pembangunan infrastruktur di wilayah Kota Timur dalam kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota bersama warga Kelurahan Padebuolo, Sabtu (4/4/2026), yang digelar di Lapangan Padebuolo. Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Meidy N. Silangen, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terdapat empat agenda utama pembangunan yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut.
Program tersebut meliputi rehabilitasi pagar SDN No. 56 Kota Timur dengan anggaran sebesar Rp200 juta, serta rekonstruksi atau peningkatan Jalan Taman Buah yang sebelumnya dikenal sebagai Jalan Taman Sari I, dengan alokasi dana mencapai Rp 3 miliar. Selain itu, pemerintah juga tengah melakukan proses pembebasan lahan untuk mendukung program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) atau pengendalian banjir oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) di Kelurahan Moodu.
Lahan yang dibebaskan mencapai kurang lebih 25,8 hektare di dua lokasi, dengan sumber pendanaan berasal dari pinjaman (loan) APBN. “Agenda lainnya adalah revitalisasi Taman Kren yang juga berada di Kelurahan Moodu sebagai bagian dari upaya peningkatan ruang terbuka publik,” ungkap Meidy. Meidy turut menguraikan sejumlah capaian pembangunan infrastruktur sepanjang tahun 2025.
Di sektor pendidikan, PUPR telah membangun ruang UKS di SDN No. 58 Kota Timur dengan anggaran Rp200 juta, serta merehabilitasi toilet sekolah tersebut senilai Rp50 juta. Pada tingkat kelurahan, pemerintah telah melaksanakan pembersihan saluran di seluruh kelurahan dengan anggaran masing-masing sebesar Rp61.706.000, serta pengadaan gerobak motor (getor) senilai Rp 138.294.000 per kelurahan.
Proyek lainnya mencakup pemeliharaan rutin di ruas Jalan Tribrata serta rehabilitasi Kantor Lurah Moodu dengan anggaran sebesar Rp200 juta.Pemaparan ini diharapkan dapat memberikan transparansi kepada masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di wilayah Kota Timur. (Rls)











