Peningkatan ketepatan waktu hingga 99 persen menegaskan keandalan operasional LRT Jabodebek sebagai moda utama pendukung mobilitas harian masyarakat Jabodebek.
PT Kereta Api Indonesia mencatat kinerja ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) layanan LRT Jabodebek berada pada level yang sangat tinggi sepanjang tahun 2025. Data operasional menunjukkan OTP keberangkatan mencapai 99,65 persen, sementara OTP kedatangan tercatat 99,59 persen, dengan OTP total sebesar 99,62 persen.
Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024. Pada periode tersebut, OTP keberangkatan LRT Jabodebek tercatat 97,71 persen, OTP kedatangan 96,70 persen, dengan OTP total sebesar 97,21 persen. Kenaikan ini mencerminkan penguatan konsistensi layanan di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat Jabodebek.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa ketepatan waktu merupakan indikator utama keandalan transportasi berbasis rel, terutama bagi masyarakat perkotaan yang bergantung pada kepastian jadwal.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama, dan ketepatan waktu adalah fondasi kepercayaan pengguna. Peningkatan OTP ini merupakan hasil dari pengelolaan operasional yang terencana, kesiapan sarana, serta koordinasi petugas di lapangan yang berjalan konsisten,” ujar Radhitya.
Sebagai bagian dari penguatan layanan, sejak 1 Desember 2025 KAI mengoperasikan 26 trainset pada hari kerja. Dengan jumlah tersebut, LRT Jabodebek melayani hingga 430 perjalanan per hari pada periode weekday, meningkat dibandingkan sebelumnya yang mengoperasikan 24 trainset dengan 396 perjalanan per hari.
Dalam operasional sehari-hari, OTP dihitung berdasarkan kesesuaian waktu perjalanan kereta dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pemantauan dilakukan secara real-time melalui sistem pengendalian perjalanan, pengaturan perputaran rangkaian, serta kesiapan petugas dan sistem pendukung lainnya. Dengan pengendalian yang terukur, peningkatan jumlah perjalanan dapat dijalankan tanpa mengganggu ketepatan waktu layanan.
Konsistensi ketepatan waktu ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan, termasuk saat melakukan perpindahan antarmoda. Integrasi LRT Jabodebek dengan berbagai layanan transportasi perkotaan menjadikan kesesuaian jadwal sebagai faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas harian.
KAI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kinerja operasional LRT Jabodebek melalui pemeliharaan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan sistem pengendalian perjalanan.
“Dengan layanan yang berjalan sesuai jadwal dan konsisten, LRT Jabodebek diharapkan terus menjadi andalan masyarakat Jabodebek yang membutuhkan kepastian, keteraturan, dan efisiensi dalam perjalanan sehari-hari,” tutup Radhitya.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES










