3MEDIA, GORONTALO – Sejak dibuka beberapa pekan lalu, jumlah pendaftar sayembara desain Kantor Wali Kota Gorontalo sudah mencapai 220 orang.Hal itu terungkap pada agenda Buka Puasa Bersama Bank Tabungan Negara (BTN) yang dirangkaikan dengan penyerahan kendaraan operasional untuk Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Selasa (10/3/2026). “Melalui sayembara ini, kami membuka ruang seluas-luasnya, dan hingga saat ini sudah ada 220 pendaftar,” ungkap Wali Kota Adhan pada kegiatan itu.
Menariknya, dari 220 peserta yang mendaftar, dua diantaranya adalah desain ternama. Yaitu, Ridwan Kamil atau Kang Emil dan Mohammad Ramdhan Pomanto atau yang akrab disapa Danny Pomanto. “Termasuk di antaranya Ridwan Kamil dan Ramdhan Pomanto. Ini adalah antusiasme yang luar biasa,” ujar Wali Kota Adhan.
Pembangunan kantor wali kota ini, juga mendapat support dari BTN. Dukungan itu pun diapresiasi Wali Kota Adhan.”Saya mengapresiasi tinggi kepada pihak Bank BTN yang menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh kekurangan dana serta fasilitas lainnya demi menyukseskan pembangunan ikon baru kota tersebut,” tandasnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak Bank BTN akan menjadi mitra strategis dalam memberikan solusi keuangan agar proyek ini dapat berjalan sesuai target.
Pemerintah Kota Gorontalo menargetkan proses pembangunan dapat menunjukkan progres signifikan, bahkan diharapkan selesai pada Februari 2029 mendatang. “Ini adalah target manusia, sebuah harapan yang kita ikhtiarkan. Saya memiliki niat agar sebelum masa tugas berakhir, Kota Gorontalo sudah memiliki kantor baru yang representatif. Terima kasih kepada BTN yang terus memberikan dukungan, termasuk bantuan kendaraan operasional yang diserahkan hari ini,” tambahnya.
Selain membahas infrastruktur, Wali Kota juga menekankan pentingnya semangat kerja dan keikhlasan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melayani masyarakat, terutama di tengah bulan suci Ramadan. Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, dapat terus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) demi kesejahteraan masyarakat Kota Gorontalo. (Rls)











