3MEDIA, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memastikan Pemerintah Kota Gorontalo segera menindaklanjuti surat edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Nomor 600.11/889/SJ tentang pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Surat edaran yang ditetapkan di Jakarta pada 18 Februari 2026 dan ditandatangani Mendagri, Muhammad Tito Karnavian, itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI pada rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan daerah tahun 2026 tanggal 2 Februari 2026.
Dalam edaran tersebut, gubernur serta bupati/wali kota diminta menyusun dan menetapkan kebijakan daerah yang mendukung Gerakan Indonesia ASRI dengan empat fokus utama, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Pelaksanaannya melibatkan seluruh ASN, Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha, serta masyarakat.
Gerakan itu dijadwalkan dilaksanakan setiap hari Selasa selama 30 menit sebelum aktivitas perkantoran di lingkungan kantor pemerintahan dan swasta, serta setiap hari Jumat di area publik yang diawali olahraga bersama hingga menjelang Salat Jumat tanpa mengganggu pelayanan publik.
Kepala daerah juga diminta melakukan monitoring dan pelaporan berkala kepada Menteri Dalam Negeri melalui Inspektur Daerah. Menindaklanjuti surat tersebut, Wali Kota Adhan menyampaikan bahwa dirinya telah menerima langsung edaran dimaksud dan segera mengambil langkah di tingkat daerah.
“Jadi begini, tadi saya terima surat edaran Mendagri, diminta semua jajarannya, pemerintah daerah, dan pengusaha. Bukan cuma itu, pengusaha juga diharapkan untuk mengambil kesempatan untuk membersihkan sampah,” ujarnya usai membuka Tadarus Al-Qur’an, Sabtu (21/2/2026).
Ia menegaskan, instruksi tersebut langsung diteruskan kepada jajaran terkait agar segera disosialisasikan kepada pelaku usaha di Kota Gorontalo.“Edaran itu sudah saya perintahkan supaya dibagikan ke pengusaha-pengusaha,” katanya. Terkait waktu pelaksanaan, Wali Kota Adhan menyebut pemerintah kota akan mempertimbangkan momentum Ramadan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan optimal.
“Ini mungkin kita akan melakukan karena pertimbangan puasa, mungkin nanti habis puasa,” ujarnya. Pemerintah Kota Gorontalo memastikan pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI akan dijalankan sesuai ketentuan dalam surat edaran tersebut dan melibatkan seluruh unsur sebagaimana diamanatkan. (Rls)











