3MEDIA, GORONTALO – Tagline “Torang Bekeng Bae” yang diusung Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel bukan sekadar slogan saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2024 silam.Buktinya, satu persatu yang kurang baik dalam pemerintahan diperbaiki oleh Wali Kota Adhan.
Begitu juga dengan kebutuhan publik, mulai dari infrastruktur hingga kesehatan mulai menunjukkan perbaikan.Yang paling menarik adalah perbaikan keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe. Saat Wali Kota Adhan baru masuk pada Februari tahun 2025, kondisi keuangan RSAS sangat-sangat memprihatinkan. Di mana rumah sakit rujukan itu, mengalami defisit kurang lebih Rp. 40 Miliar.
Wali Kota Adhan kaget dengan kondisi tersebut kala itu. Ia pun dipaksa memutar otak mencari cara jitu agar persoalan itu, tertangani dengan baik.Perlahan masalah itu teratasi. Ya, RSAS kini sudah surplus. “Alhamdulillah, sudah surplus pak wali Rp. 1,8 miliar,” kata Direktur RSAS, Abdulhafidz Daud saat memaparkan laporan pada rapat koordinasi dan evaluasi pendapatan asli daerah (PAD), Kamis (26/2/2026) di ruang pola kantor wali kota.
Pun begitu, Wali Kota Adhan meminta kepada manajemen RSAS untuk memperhatikan persoalan lain yang harus segera ditangani, seperti parkir.Ia menginstruksikan Direktur RSAS untuk mempihak ketigakan pengelolaan parkir. Demikian pula yang ada di RSUD Otanaha. Selain parkir, Masjid Al-Adha I yang ada di kawasan RSAS untuk dapat diberi perhatian. “Pak Dir Masjid disitu, diperhatikan. Saya waktu salat disitu, sangat memprihatinkan. Tolong itu di cat. Karena keberadaan masjid disitu sangat dibutuhkan keluarga pasien untuk shalat,” tutup wali kota. (Rls)











