• Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami
Selasa, April 21, 2026
  • Login
TriMedia
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
TriMedia
No Result
View All Result
Iklan 1 Iklan 2
Home Lifestyle

Dari Lahan Tandus ke Desa Produktif, Koranji Subang Bersama LindungiHutan

admin@3media.id by admin@3media.id
November 2, 2025
in Lifestyle
0
Dari Lahan Tandus ke Desa Produktif, Koranji Subang Bersama LindungiHutan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Subang, 23 Oktober 2025 – Desa Koranji di Kabupaten Subang kini menjadi contoh nyata bagaimana penghijauan berbasis komunitas dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Program kolaborasi masyarakat dengan platform konservasi LindungiHutan telah mendorong penanaman alpukat dan rehabilitasi hutan rakyat, sekaligus mengubah lahan tandus bekas galian menjadi area hijau yang produktif.

Detty Sumiyati, penyuluh kehutanan yang mendampingi 23 kecamatan, termasuk Purwodadi, mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat di Desa Koranji dimulai sejak April 2023. “Awalnya saya kenal dengan LindungiHutan lewat Mba Widya. Mereka menawarkan paket penanaman alpukat yang sesuai dengan kebutuhan warga. Di lokasi ini, selain tanaman rambutan yang nilai ekonominya menurun, warga juga menanam padi, tapi paket ini cocok untuk hutan rakyatnya sehingga berdampak ganda,” ujarnya.

Kegiatan penanaman ini bukan hanya menyuburkan lahan, tetapi juga memicu minat masyarakat di sekitar. Menurut Detty, kelompok tani Bima Tunas Sejahtera menjadi stimulan bagi warga lain yang belum terlibat. “Masyarakat yang awalnya tidak ikut, melihat keberhasilan penanaman alpukat, kini mulai menanam pohon sendiri. Mereka menyadari bahwa alpukat varietas Miki lebih menguntungkan daripada rambutan atau mentega,” katanya. Meski skala penanaman saat ini masih sekitar 300–1.000 pohon, aktivitas ini sudah mendorong perdagangan buah lokal ke pasar induk terdekat, memberikan peluang ekonomi yang menjanjikan.

Penanaman pohon alpukat di lahan Desa Koranji (Foto: Tim LindungiHutan)” />

Selain dampak ekonomi, program LindungiHutan membawa perubahan signifikan pada lingkungan. Sebelumnya, lahan bekas galian tanah di Koranji sangat tandus, rawan longsor dan banjir akibat erosi. “Sekarang, setelah ditanami akasia dan alpukat, area ini mulai hijau kembali. Kami juga membuat DAM penahan untuk mengurangi erosi akibat aliran sungai deras,” terang Detty. Hingga awal 2025, LindungiHutan telah melaksanakan empat kegiatan penanaman di Desa Koranji, dan memperluas ke kelompok tani Karya Lestari serta KTH Mulia Bakti di kecamatan Purwodadi.

Pendekatan LindungiHutan yang memberdayakan masyarakat secara langsung juga mendapat apresiasi. “Yang membuat berbeda, LindungiHutan benar-benar menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat. Dari bibit hingga pengolahan lahan, mereka melibatkan warga lokal. Harapan saya, ke depannya LindungiHutan tidak hanya menanam pohon, tetapi juga memperluas program pelatihan, edukasi, dan peningkatan SDM masyarakat,” kata Detty.

Program ini menjadi contoh nyata bahwa konservasi hutan tidak hanya soal menanam pohon, tetapi juga membangun komunitas yang sadar lingkungan dan produktif secara ekonomi. Kolaborasi ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat lokal merupakan kunci keberlanjutan setiap program penghijauan.

Previous Post

5 Ide Usaha Sampingan Karyawan untuk Dapat Tambahan

Next Post

Green Skilling 26 Kupas Strategi ESG dan Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan

admin@3media.id

admin@3media.id

Next Post
Green Skilling 26 Kupas Strategi ESG dan Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan

Green Skilling 26 Kupas Strategi ESG dan Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan

Recent Posts

  • Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat
  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca
  • KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
  • Sinyal Bahaya untuk Nvidia? Google Siapkan Gebrakan Besar di AI
  • Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami

PT. TriMedia Gorontalo - 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga

PT. TriMedia Gorontalo - 2024