3MEDIA, GORONTALO – Wali Kota Adhan Dambea membuka ruang pengaduan langsung bagi masyarakat saat menghadiri silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama warga Kelurahan Wongkaditi Barat, Senin (18/5/2026). Menariknya, kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah mahasiswa asal Papua yang tinggal di sekitar wilayah Wongkaditi Barat.
Kehadiran mereka mendapat sambutan langsung dari Wali Kota Adhan yang meminta masyarakat tetap menjaga rasa persaudaraan dan tidak membiarkan mahasiswa Papua merasa terisolasi selama berada di Gorontalo. “Mereka saudara kita juga, apalagi datang ke Gorontalo untuk kuliah,” kata Wali Kota Adhan.
Dalam forum itu, Wali Kota Adhan juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan pelayanan pemerintah yang dianggap tidak berjalan baik, baik di tingkat kelurahan, kecamatan hingga rumah sakit. Ia bahkan secara terbuka menyampaikan nomor telepon pribadinya agar warga dapat langsung menyampaikan keluhan maupun masukan kepada dirinya.
Namun demikian, Wali Kota Adhan mengingatkan agar laporan yang disampaikan benar-benar berdasarkan fakta dan bukan fitnah. “Semua warga boleh mengadu, tapi jangan memfitnah,” ujarnya. Menurutnya, keterbukaan laporan dari masyarakat justru membantu pemerintah mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan.
Ia mengaku hampir setiap hari menerima pesan WhatsApp dari warga terkait berbagai persoalan pelayanan publik. Berbagai laporan itu, kata dia, langsung diteruskan kepada pimpinan OPD terkait untuk ditindaklanjuti apabila terbukti benar. “Kalau memang benar, pasti kami tindak lanjuti,” katanya.
Wali Kota Adhan menegaskan pemerintah daerah membutuhkan keterlibatan masyarakat untuk memperbaiki pelayanan publik. Maka dari itu, ia meminta warga tidak hanya menyimpan keluhan tanpa ada penyampaian resmi kepada pemerintah.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan masyarakat soal pentingnya menjalankan kewajiban sebagai warga negara, termasuk membayar pajak dan retribusi kebersihan. Menurutnya, pemerintah daerah selama ini terus berupaya memenuhi hak masyarakat, salah satunya melalui pembiayaan BPJS kesehatan warga Kota Gorontalo menggunakan APBD.
Selain membuka ruang pengaduan, kegiatan silaturahmi tersebut juga diisi sosialisasi dari sejumlah instansi seperti BNN, BPJS, Bea Cukai hingga Balai POM mengenai berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. (Rls)

