3MEDIA, GORONTALO – Persoalan sampah, ketahanan pangan, keamanan lingkungan, hingga penegakan peraturan daerah menjadi sejumlah isu yang dibahas dalam kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat Kelurahan Dembe II, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk bertemu langsung dengan jajaran pemerintah sekaligus memperoleh informasi mengenai berbagai program dan layanan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, mengatakan kunjungan pemerintah ke setiap kelurahan tidak hanya bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga memastikan berbagai informasi penting dapat tersampaikan secara langsung kepada warga. “Setiap kunjungan pemerintah kota ke kelurahan-kelurahan adalah untuk memastikan informasi yang wajib diketahui masyarakat tersampaikan dengan baik, termasuk bagaimana kita bersama-sama menjaga lingkungan,” ujar Wawali Indra.
Menurutnya, berbagai organisasi perangkat daerah dan instansi terkait sengaja dihadirkan agar masyarakat memahami peran dan fungsi masing-masing, mulai dari sektor keamanan, kesehatan, pendataan, hingga pembangunan. Dalam kesempatan itu, Wawali Indra juga mengajak masyarakat mendukung kegiatan pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Ia menegaskan bahwa data yang akurat sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Database itu sangat penting bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Karena itu, kami berharap petugas yang datang melakukan pendataan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” katanya. Selain pendataan, persoalan sampah kembali menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Gorontalo. Wawali Indra menilai pengelolaan sampah merupakan salah satu prioritas pemerintah karena berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat.
“Kalau sampah sudah menumpuk selama tiga sampai lima hari, itu berpotensi menimbulkan penyakit. Yang paling utama adalah memastikan masyarakat tetap sehat, sementara pembangunan lainnya akan terus dilakukan secara bertahap,” ungkapnya. Karena sebagian besar wilayah Kelurahan Dembe II merupakan kawasan pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Gorontalo turut memaparkan sejumlah program yang tengah berjalan.
Program tersebut meliputi bantuan pompa air bagi kelompok tani untuk menghadapi musim kemarau, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, Kampung Budidaya, serta usulan pembangunan jaringan irigasi yang menghubungkan Kota Utara dan Kecamatan Sipatana. Menanggapi hal tersebut, Wawali Indra mengingatkan agar setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan sampai irigasinya sudah dibangun tetapi airnya tidak tersedia. Yang harus kita lihat adalah manfaat akhirnya bagi masyarakat, bukan sekadar hasil fisik pekerjaan,” tegasnya. Menutup sambutannya, Wawali Indra mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Gorontalo.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewajiban memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, namun keberhasilan pembangunan juga memerlukan partisipasi aktif warga. “Pemerintah kota tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari bersama-sama menjaga Kota Gorontalo. Pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan yang optimal, sementara masyarakat juga diharapkan memenuhi kewajibannya, termasuk membayar retribusi sampah dan PBB sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya. (Rls)

