3MEDIA, GORONTALO – Upaya membangun budaya hidup bersih di Kota Gorontalo mulai digerakkan dari lingkungan sekolah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Gorontalo meluncurkan gerakan BASMI (Bawa Sampah Mulai Inspirasi) yang menyasar pelajar SMP se-Kota Gorontalo. Gerakan ini tidak sekadar mengajak siswa membersihkan lingkungan sekolah.
BASMI diarahkan untuk membentuk kebiasaan sederhana, namun dilakukan secara konsisten, yakni bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Kepala Dikbud Kota Gorontalo, Husin Ali, mengatakan pesan yang ingin ditanamkan melalui BASMI sangat sederhana, yakni membawa sampah dan tidak meninggalkannya sembarangan. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti di lingkungan pendidikan.
“BASMI kita mulai dari anak-anak sekolah. Pesannya sederhana, bawa sampah, jangan tinggalkan sampah. Dari kebiasaan kecil ini kita ingin melahirkan kesadaran yang lebih besar,” ujar Husin.Ia menjelaskan, sekolah merupakan salah satu ruang strategis untuk membentuk karakter peduli lingkungan. Apa yang dibiasakan siswa di sekolah diharapkan ikut terbawa ke rumah hingga lingkungan tempat tinggal.
Dalam konsep BASMI, siswa juga tidak hanya diposisikan sebagai pelaksana aturan kebersihan. Mereka didorong menjadi agen perubahan yang dapat mengajak teman, keluarga maupun masyarakat untuk melakukan kebiasaan serupa. Husin menilai perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana. Satu siswa membangun kebiasaan baik, kemudian mengajak siswa lainnya melakukan hal yang sama.
Jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi gerakan kolektif. Untuk itu, keberlangsungan BASMI membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua hingga masyarakat. Dikbud berharap gerakan tersebut mampu melahirkan budaya bersih yang tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya muncul ketika ada kegiatan atau penilaian kebersihan.
Sebab, persoalan sampah dan kebersihan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Kesadaran dan tanggung jawab masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih.Melalui BASMI, Dikbud Kota Gorontalo ingin memulai perubahan itu dari lingkungan terdekat generasi muda, sekolah, siswa, dan satu kebiasaan sederhana: jangan meninggalkan sampah. (adv/habari.id)

