3MEDIA, GORONTALO – Penutupan rangkaian HUT ke-298 Kota Gorontalo di Taruna Remaja, Rabu (22/4/2026), dimanfaatkan Wali Kota Adhan Dambea untuk menyoroti kondisi fiskal daerah serta pentingnya peran masyarakat dan ASN dalam mendukung pembangunan.
Dalam pidatonya, Wali Kota Adhan mengungkapkan bahwa Kota Gorontalo menghadapi keterbatasan anggaran akibat berbagai kebijakan dari pemerintah pusat. “Tahun 2026 saja kita dikurangi sekitar Rp120 miliar anggaran. Sementara beberapa program juga dibebankan ke daerah, sehingga kita harus mampu menggerakkan potensi yang ada,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Kota Gorontalo tidak memiliki sumber daya dari sektor tambang maupun industri, sehingga pemerintah mengandalkan sektor jasa dan kontribusi masyarakat sebagai sumber pendapatan utama. “Pendapatan kita sangat bergantung pada masyarakat. Misalnya dari restoran, ada kontribusi 10 persen yang dibayarkan oleh masyarakat saat melakukan transaksi,” ungkap Wali Kota Adhan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran ASN untuk lebih aktif di tengah masyarakat.“ASN harus memperlihatkan sikap yang nyata di tengah-tengah masyarakat, karena ASN menjadi kolom utama dalam kepentingan masyarakat,” tegasnya. Rangkaian kegiatan HUT ke-298 sendiri mencakup lomba kesenian, kegiatan keagamaan, olahraga hingga e-sport, serta penutupan pameran UMKM di sepanjang jalan depan rumah dinas wali kota. (Rls)

