• Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami
Senin, Juni 22, 2026
  • Login
TriMedia
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga
No Result
View All Result
TriMedia
No Result
View All Result
Home Kota Gorontalo

Dulu Tutup Saat Malam, Kini Kota Tua Mulai Ramai Lagi

Jurnalis Trimedia by Jurnalis Trimedia
Juni 22, 2026
in Kota Gorontalo
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

3MEDIA, GORONTALO – Sudah lama kawasan Kota Tua di Jalan Jenderal Suprapto kehilangan keramaiannya ketika malam tiba. Setelah aktivitas perdagangan berakhir, deretan toko di Kampung Cina dan Kampung Arab perlahan menutup pintu, menyisakan jalan yang lengang hingga dini hari. Pemandangan berbeda terlihat Sabtu (20/6/2026) malam.

Ratusan warga memadati kawasan tersebut saat Festival Kuliner Kota Tua atau Street Food Jilid III digelar. Lapak UMKM berjejer di sepanjang jalan, sementara pengunjung memenuhi area yang selama ini lebih dikenal sebagai pusat perdagangan siang hari. Ini semua hasil polesan Wali Kota Gorontalo, Adhan DambeaIa memiliki alasan utama mengapa kawasan Kota Tua dipilih sebagai lokasi kegiatan.

Menurutnya, pusat kota tidak boleh hanya hidup pada jam-jam kerja. Kawasan yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan Gorontalo itu harus tetap menjadi tujuan warga ketika malam tiba. Wali Kota Adhan bahkan mendorong pemilik toko untuk ikut membuka usaha mereka pada malam hari.

Ia ingin keramaian yang tercipta tidak berhenti pada festival semata, tetapi perlahan menjadi kebiasaan baru di kawasan tersebut. Festival yang diikuti 124 pelaku UMKM itu turut dihadiri Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, dan Bupati Anton Achmad Saragih.

Di tengah keramaian itu, ada target yang lebih besar daripada sekadar transaksi penjualan. Pemerintah Kota Gorontalo sedang mencoba mengembalikan Kota Tua ke peran lamanya menjadi titik temu warga, pusat aktivitas ekonomi, dan kawasan yang tetap bernyawa setelah matahari terbenam. (Rls)

Previous Post

Buka Coaching KKLP Berbasis SDGs UNBITA, Ini Harapan Sekda Kota Ismail Madjid

Jurnalis Trimedia

Jurnalis Trimedia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Dulu Tutup Saat Malam, Kini Kota Tua Mulai Ramai Lagi
  • Buka Coaching KKLP Berbasis SDGs UNBITA, Ini Harapan Sekda Kota Ismail Madjid
  • Wali Kota Adhan Ingin Kawasan Bersejarah Kembali Bergairah, Barongsai dan Samrah Meriahkan Festival Kota Tua
  • Rayakan Semangat FIFA World Cup 2026™, Hisense Hadirkan Teknologi Canggih di Jakarta Fair 2026
  • Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I (Persero) Hadirkan “Ruang Tenang” Lewat Aset Agrowisata di Jawa Tengah

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Home
  • Kontak
  • Services
  • Tentang Kami

PT. TriMedia Gorontalo - 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Gorontalo
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Bone Bolango
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo Utara
    • Kabupaten Boalemo
    • Kabupaten Pohuwato
  • Kriminal
  • Politik
    • KPU
    • Bawaslu
    • Caleg
  • Olahraga

PT. TriMedia Gorontalo - 2024