3MEDIA, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo terus memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan silaturahmi dengan warga yang dirangkaikan dengan sosialisasi urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penyampaian informasi sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, mitra strategis, dan masyarakat agar seluruh informasi program pembangunan dapat diketahui dan dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Kali ini kegiatan berlangsung di Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Selasa (7/7/2026) malam. Ini merupakan rangkaian sosialisasi yang telah memasuki pelaksanaan ke-28 dari target 50 kelurahan di Kota Gorontalo.Mewakili Wali Kota Adhan, Wawali Indra Gobel mengatakan, pemerintah memiliki kewajiban untuk hadir di tengah masyarakat guna menyampaikan berbagai informasi penting secara langsung.
Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan agar warga memahami program pemerintah sekaligus mengetahui berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan. “Silaturahmi ini menjadi sarana pemerintah menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap program pemerintah maupun mitra strategis benar-benar diketahui dan dipahami oleh masyarakat,” ujar Wawali Indra.
Sebagaimana kegiatan sebelum-sebelumnya, sosialisasi ini menghadirkan sejumlah instansi pemerintah dan mitra strategis, mulai dari unsur kepolisian, TNI, BPOM, perbankan, BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran berbagai lembaga ini, kata Wawali Indra, bertujuan memberikan edukasi sesuai bidang masing-masing.
“Tadi ada dari pihak kepolisian dan TNI yang mengedukasi tentang menjaga keamanan lingkungan, lalu pengembangan usaha masyarakat dari BTN, legalitas produk UMKM dari BPOM, hingga pemanfaatan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan,” jelas Wawali Indra.
Selain itu, pemerintah juga memaparkan berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kota Gorontalo, seperti perbaikan infrastruktur jalan, rehabilitasi kantor kelurahan, pembangunan fasilitas sanitasi sekolah, pemasangan paving block, serta pembangunan fasilitas publik lainnya.
Menurut Wawali Indra, seluruh program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, kenyamanan, keamanan, serta kesejahteraan masyarakat. Ia berharap kegiatan silaturahmi dan sosialisasi ini dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, mitra pembangunan, dan masyarakat sehingga pelaksanaan program pembangunan berlangsung lebih transparan, partisipatif, dan tepat sasaran.
“Kami ingin komunikasi antara pemerintah, mitra strategis, dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan begitu, masyarakat mengetahui apa yang sedang dan akan dikerjakan pemerintah serta dapat memanfaatkan seluruh layanan yang telah disediakan,” tutupnya. (Rls)

