3MEDIA, GORONTALO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo diwarnai aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya para pengemudi bentor.Kegiatan ganti oli gratis tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Gorontalo, Sabtu (11/4/2026).
Asisten II Setda Kota Gorontalo, Effendy Rauf, yang hadir mewakili Wali Kota Adhan Dambea, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah yang harus segera dirasakan masyarakat.Ia menyampaikan pesan Wali Kota Adhan agar bantuan tidak ditunda.
“Masyarakat menunggu dan membutuhkan, jadi hari ini harus jalan,” ujar Effendy.Dalam kesempatan itu, Effendy juga menyelipkan candaan bermakna saat menyinggung sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan. Ia mengingatkan para pengemudi bahwa yang diganti hari ini adalah oli kendaraan untuk menunjang pekerjaan, bukan menambah istri.
“Kalau tambah istri, nanti kalau terjadi apa-apa, santunan Rp42 juta bisa jadi rebutan. Jangan sampai baku rampas,” ujarnya berseloroh.“Jadi cukup satu istri yang mendoakan bapak-bapak di jalan,” tambahnya. Selain perawatan kendaraan, pemerintah juga mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga. Para pengemudi bentor diimbau untuk membatasi konsumsi rokok, maksimal satu bungkus per hari.
Langkah ini bertujuan agar sisa pengeluaran rokok dapat dialihkan untuk kebutuhan dapur dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bantuan Harus Digunakan Tepat SasaranSecara teknis, bantuan oli diwajibkan langsung diganti di lokasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan dari para muzaki dan ASN melalui BAZNAS benar-benar dimanfaatkan untuk pemeliharaan kendaraan, bukan untuk diperjualbelikan kembali.
Pemerintah Kota Gorontalo juga mengapresiasi kinerja BAZNAS yang aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat. Ke depan, diharapkan bantuan tidak hanya terbatas pada oli dan sembako, tetapi juga menyasar bantuan fisik kendaraan. “Harapan kita ke depan, bantuan bisa berkembang hingga ke fisik kendaraan, seperti bantuan unit bentor,” kata Effendy.
Untuk saat ini, selain oli, bantuan juga dilengkapi paket logistik berupa sembako dan sabun cuci guna meringankan beban operasional para pengemudi. Acara ditutup dengan pesan agar para pengemudi selalu mengutamakan keselamatan dan doa dalam setiap aktivitas mereka di jalanan Kota Gorontalo. (Rls)

