3MEDIA, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo memaparkan capaian sekaligus arah pembangunan di Kecamatan Dumbo Raya dalam kegiatan silaturahmi pemerintah daerah dan sosialisasi urusan pemerintahan, pembangunan, serta kemasyarakatan yang digelar di Tamendao, Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Selasa (7/7/2026) malam.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Gorontalo, Heru Zulkifli Thalib, mengatakan pemerintah terus memacu pembangunan infrastruktur di Dumbo Raya sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Heru, pada tahun anggaran 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk sejumlah proyek strategis.
Program tersebut meliputi pembangunan lima unit jamban atau toilet taman kanak-kanak senilai Rp85 juta, pemeliharaan Kantor Camat Dumbo Raya sebesar Rp25 juta, serta penguatan tebing Liatus dengan anggaran Rp200 juta. Selain itu, Dana Kelurahan sebesar Rp200 juta juga disalurkan untuk mendukung berbagai program pembangunan di enam lokasi strategis yang tersebar di Kecamatan Dumbo Raya.
“Komitmen pemerintah adalah memastikan pembangunan infrastruktur di Dumbo Raya berjalan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Heru. Untuk tahun anggaran 2026, fokus pembangunan akan diarahkan pada penyediaan jaringan air minum di Kelurahan Botu dengan pagu anggaran sebesar Rp331 juta.
Sementara itu, Dana Kelurahan tahun 2026 akan dimanfaatkan untuk normalisasi dan pembangunan saluran air di 14 lokasi dengan nilai Rp118 juta. Selain itu, anggaran sebesar Rp20 juta juga dialokasikan untuk pemasangan paving block. Heru juga mengungkapkan bahwa Dumbo Raya baru saja memperoleh dukungan pembangunan dari pemerintah pusat melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan.
Program tersebut telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menurut Heru, keberhasilan pembangunan kawasan tersebut tidak lepas dari upaya dan pengawalan Pemerintah Kota Gorontalo dalam memperjuangkan program itu ke pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, seluruh fasilitas penunjang kini sudah siap dimanfaatkan. Kami berharap keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat nelayan, bukan hanya di Leato Selatan dan Botu, tetapi juga bagi nelayan di kawasan sekitarnya,” katanya. Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri sejumlah instansi vertikal yang memanfaatkan kesempatan untuk mensosialisasikan program kerja masing-masing kepada masyarakat. (Rls)

