3MEDIA, GORONTALO – Perbaikan Jalan Zainal Umar Sidiki atau eks-Palma di Kota Gorontalo belum mencapai separuh progres. Hal ini tentu menjadi pertanyaan dikalangan masyarakat.Pasalnya, proyek yang didanai dana PAD sepanjang 2,6 kilometer tersebut, dikatakan Wali Kota Adhan, akan diperbaiki sepenuhnya. Namun, belum separuh pengerjaan, aktivitas perbaikan tampak terhenti dan tidak ada aktivitas pengerjaan, sehingga menimbulkam tanda tanya di tengah masyarakat.
Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meidy Novieta Silangen memastikan kondisi tersebut bukan tanda proyek dihentikan. Menurut Meidy, ada pekerjaan lain yang harus dituntaskan terlebih dahulu sebelum perbaikan badan jalan kembali dikerjakan. ”Kita masih menyelesaikan pekerjaan jaringan perpipaan air bersih di sejumlah titik ruas di lokasi sekitar perbaikan,” ungkap Meidy.
Meidy menjelaskan, penghentian sementara pekerjaan jalan dilakukan agar pembangunan tidak dikerjakan secara tumpang tindih. Menurut dia, jaringan perpipaan membutuhkan proses penggalian. Jika badan jalan lebih dahulu diperbaiki, kemudian kembali dibongkar untuk pekerjaan pipa, hasil pembangunan jalan berpotensi rusak dan pemerintah harus mengeluarkan biaya ekstra serta melakukan pekerjaan dua kali.
“Kenapa harus selesaikan terlebih dahulu perbaikan saluran air bersihnya, karena itu terkait perpipaan. Pemasangan pipa baru atau sekadar perbaikan pipa. Nanti itu tentunya digali. Jangan sampai jalan sudah lebih dulu dibangun, lalu masuk program perbaikan saluran air ini, jadi bongkar lagi,” kata Meidy. Ia mengakui berdasarkan hasil evaluasi, progres perbaikan jalan sepanjang sekitar 2,6 kilometer tersebut memang masih di bawah 50 persen.
“Memang, untuk pengerjaannya, dari hasil evaluasi kami belum sampai 50 persen,” ujarnya. Namun Meidy meminta masyarakat untuk tidak khawatir. Sebab, pekerjaan jaringan air bersih yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tersebut telah dievaluasi oleh PUPR dan kini dinyatakan selesai. Dengan selesainya pekerjaan perpipaan, PUPR mulai menyiapkan tahapan berikutnya untuk melanjutkan perbaikan jalan.
“Kemarin pengerjaan perbaikan saluran air bersih itu sudah saya evaluasi. Karena pengerjaannya menggunakan DAK. Dan DAK itu di PU. Jadi saya sudah undang dan evaluasi. Kemarin sudah selesai. Jadi mungkin minggu ini persiapan untuk mobilisasi perbaikan jalan,” kata Meidy. Menurut dia, keputusan menyelesaikan pekerjaan pipa terlebih dahulu merupakan bagian dari pengaturan teknis proyek agar pembangunan berjalan lebih efisien.
Meidy juga memastikan pekerjaan Jalan Zainal Umar Sidiki masih berada dalam masa kontrak hingga Oktober. Maka dari itu, proyek tersebut tetap dalam pengawasan pemerintah dan akan dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Lagipula kontraknya sampai dengan Oktober ini. Insyaallah masih tetap di dalam pengawasan. Kami pastikan untuk pengerjaan jalan masih akan sesuai dengan jadwal yang telah kami tetapkan,” kata Meidy.
Ia memperkirakan sisa pekerjaan jalan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat apabila pengerjaan kembali dilakukan secara intensif.”Insyaallah Minggu ini kita akan mulai lanjutkan lagi pekerjaannya. Lagipula Pekerjaan jalan kan tidak terlalu lama, ya kan? Kalau dia kerja secara intensif, dua minggu juga selesai,” pungkasnya. (Rls)

