3MEDIA, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menggelar berbagai lomba bernuansa religi dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi lomba Koko’o, Nasyid, dan Vokalia yang diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan.Kepala Disparpora Kota Gorontalo, Irwansyah Taha, menjelaskan bahwa lomba Koko’o diikuti oleh 14 tim perwakilan kelurahan dan kecamatan.
Sementara itu, lomba Nasyid diikuti oleh 19 tim dari tingkat SMP sederajat, dan lomba Vokalia diikuti oleh 48 peserta yang berasal dari kalangan pejabat, mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat hingga direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). “Lomba ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo. Selain untuk memeriahkan bulan suci, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan bakat di bidang seni religi,” ujar Irwansyah saat diwawancarai.
Ia menambahkan, pelaksanaan lomba dijadwalkan berlangsung selama empat hari dan akan ditutup dengan pencanangan Festival Tumbilotohe pada malam 27 Ramadan yang dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo. Menurut Irwansyah, kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan tradisi Tumbilotohe atau tradisi pemasangan lampu yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Gorontalo sejak abad ke-15.
“Selain melestarikan budaya daerah, festival ini juga kami kemas sebagai bagian dari wisata religi yang diharapkan mampu menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” jelasnya. Pemerintah Kota Gorontalo berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang luas atau multiplier effect, terutama bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta meningkatkan tingkat hunian penginapan di Kota Gorontalo selama Ramadan.
Di sisi lain, para peserta menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini karena dinilai menjadi wadah untuk menyalurkan sekaligus mengasah kemampuan mereka di bidang seni religi.Salah satu peserta mengaku bersyukur atas inisiatif Pemerintah Kota Gorontalo yang telah menyediakan ruang bagi para pelaku seni untuk tampil dan berkompetisi. “Kegiatan seperti ini sangat membantu kami, karena selain menjadi ajang kompetisi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kelompok kami agar lebih dikenal oleh masyarakat,” harapnya. (Rls)

