3MEDIA, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo terus memacu proyek revitalisasi gedung Belle Li Mbui yang dialihfungsikan menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP). Dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,9 miliar, pengerjaan fasilitas terpadu ini ditargetkan rampung pada akhir tahun nanti.
Langkah ini diambil agar masyarakat Kota Gorontalo bisa secepatnya menikmati kemudahan pelayanan publik yang ringkas, cepat, dan serba satu pintu.Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa seluruh proses renovasi harus disegerakan tanpa mengurangi kualitas bangunan. “Target Desember sudah selesai,” ujar Wali Kota Adhan saat meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, optimalisasi anggaran Rp1,9 miliar ini sangat krusial karena MPP akan menjadi poros utama yang mengintegrasikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan pelayanan langsung ke publik. Mulai dari pengurusan dokumen kependudukan (KTP, KK dan Akta) melalui Dinas Dukcapil, layanan BPJS Kesehatan, urusan pernikahan, hingga Command Center Diskominfo. “Jadi masyarakat tinggal datang di satu tempat saja untuk mendapatkan pelayanan,” tegas Wali Kota Adhan.
Faktor keamanan dan integrasi instansi vertikal pun ikut dimaksimalkan di dalam eks gedung Belle Li Mbui ini, termasuk penyediaan layanan pembuatan SKCK dari kepolisian. “Masyarakat kalau satu urusan, banyak urusan, ke sini saja. Tidak perlu harus mutar-mutar kesana kemari. Termasuk petugas dari kepolisian juga standby di sini, kita siapkan sarana prasarana di sini,” tambah Wali Kota Adhan sembari menekankan pentingnya efisiensi bagi warga.
Rencananya MPP akan diresmikan pada Hari Patriotik, 23 Januari 2027 mendatang. Maka dari itu, Pemkot Gorontalo berkomitmen memanfaatkan sisa waktu pengerjaan tahun ini secara maksimal agar komoditas pelayanan publik yang ramah, hemat, dan terintegrasi bisa segera terwujud nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (Rls)

