3MEDIA, GORONTALO – Para peraih juara pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Gorontalo ke-12 hingga kini dikabarkan belum menerima bonus penghargaan dari pihak terkait. Kondisi ini menjadi sorotan karena pada pelaksanaan MTQ di tahun-tahun sebelumnya, para juara mendapatkan bonus sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada MTQ sebelumnya para juara pertama menerima bonus sebesar Rp3 juta. Namun, hingga saat ini bonus bagi para juara MTQ Provinsi Gorontalo ke-12 belum juga direalisasikan. Sejumlah peserta dan pelatih mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka menilai bonus bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga dapat menjadi modal dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan serta motivasi bagi peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang yang lebih tinggi.
“Seharusnya para juara diberikan bonus sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pembinaan. Selain itu, bonus juga dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan performa menghadapi fase berikutnya yang akan diselenggarakan di Semarang pada September mendatang,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya. Di sisi lain, perhatian terhadap peserta MTQ ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Gorontalo.
Seluruh 46 peserta Kafilah Kota Gorontalo mendapatkan bonus dari Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, masing-masing sebesar Rp1 juta. Tidak hanya itu, selama mengikuti kegiatan MTQ, para peserta Kafilah Kota Gorontalo juga mendapatkan fasilitas penginapan yang disediakan oleh Wali Kota Adhan Dambea di Hotel Amaris. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan belum direalisasikannya bonus bagi para peraih juara MTQ Tingkat Provinsi Gorontalo. (Rls)

