3MEDIA, GORONTALO – Mengurus dokumen kependudukan sebaiknya tidak menunggu saat ada kebutuhan mendesak. Pesan itu disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Gorontalo, Yusrianto Kadir, ketika bertemu masyarakat dalam agenda silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo dengan warga Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Ahad (19/7/2026).
Yusrianto mengungkapkan, masih banyak warga yang baru datang ke kantor Dukcapil ketika membutuhkan pelayanan tertentu, seperti pengurusan bantuan sosial, layanan kesehatan, maupun keperluan administrasi lainnya. Kondisi tersebut kerap membuat masyarakat kesulitan karena dokumen yang dibutuhkan belum lengkap.
“Jangan menunggu saat ada keperluan baru mengurus dokumen kependudukan. Semua sebaiknya sudah disiapkan lebih awal,” kata Yusrianto. Ia menjelaskan, dokumen kependudukan menjadi dasar berbagai pelayanan publik. Karena itu, setiap warga diharapkan memiliki dokumen yang lengkap, mulai dari akta kelahiran, kartu keluarga, KTP elektronik hingga dokumen pencatatan sipil lainnya.
Untuk mempermudah pelayanan, Dukcapil Kota Gorontalo terus membuka akses pengurusan dokumen, baik di kantor, melalui pelayanan di kelurahan maupun kegiatan jemput bola. Seluruh layanan administrasi kependudukan tersebut tidak dipungut biaya. Dalam kesempatan itu, Yusrianto juga mengajak masyarakat mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang nantinya akan semakin terintegrasi dengan berbagai layanan pemerintah.
Selain lebih praktis, penggunaan IKD diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengakses dokumen kependudukan melalui telepon genggam. Tak hanya itu, warga diminta lebih waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan petugas Dukcapil.
Yusrianto memastikan pihaknya tidak pernah menghubungi masyarakat untuk meminta data pribadi melalui telepon. “Kalau ada yang mengaku dari Dukcapil dan meminta data pribadi, jangan dilayani. Segera konfirmasi langsung ke kantor Dukcapil,” pesannya. (Rls)

