3MEDIA, GORONTALO – Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Iskandar Moerad, turun langsung melakukan pemantauan penyaluran gas LPG di salah satu agen yang beroperasi di wilayah Kelurahan Dembe II, Kecamatan Kota Timur, Rabu (18/2/2026). Peninjauan dilakukan di agen Dallas LPG yang melayani distribusi untuk 63 pangkalan.
Dalam keterangannya di lapangan, Iskandar menyampaikan bahwa dari hasil pengecekan, stok gas untuk wilayah Kota Gorontalo dalam kondisi mencukupi. “Untuk stok yang tersedia di Kota Gorontalo sebenarnya cukup. Tidak ada kekurangan. Namun di lapangan ditemukan adanya penyimpangan di tingkat eceran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung di tingkat pangkalan. Namun, ditemukan adanya penjualan di tingkat pengecer yang mencapai Rp30.000 per tabung. “Ini yang menjadi perhatian kami. Penyimpangan harga di tingkat eceran cukup tinggi. Pemerintah kota akan segera menerbitkan surat edaran sebagai penegasan kepada seluruh agen dan pangkalan agar tidak menjual di atas HET maupun melakukan penimbunan,” tegasnya.
Menurut Iskandar, surat edaran tersebut juga akan memuat ketentuan sanksi bagi pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran. Sanksi akan diberikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, pengawasan distribusi akan diperketat dengan melibatkan camat dan lurah untuk memastikan penyaluran gas elpiji berjalan sesuai aturan hingga ke tingkat pangkalan. “Kami akan minta bantuan camat dan lurah untuk ikut mengawasi. Jangan sampai ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat,” pungkasnya. (Rls)











