3MEDIA, GORONTALO – Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel mengajak seluruh umat Islam untuk terus menjaga ukhuwah, memperkuat persatuan, serta menghindari konflik dan perpecahan di tengah masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Doa Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahim, Rabu malam (24/6/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh agama dan masyarakat. Hadir pula Tuan Qadhi Kota Gorontalo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Gorontalo, Ketua Takmirul Masjid Agung Baiturrahim, serta jemaah dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Wawali Indra mengingatkan jemaah tentang makna besar 10 Muharram dalam sejarah perjalanan para nabi dan rasul dalam menyiarkan ajaran tauhid. Salah satu peristiwa yang menjadi pelajaran penting adalah kisah Nabi Musa AS bersama para pengikutnya yang diselamatkan Allah SWT ketika menyeberangi Laut Merah dari kejaran Fir’aun.
“Dari berbagai kejadian dan peristiwa yang dialami para nabi dan rasul, setidaknya kita sebagai muslim yang beriman dapat mengambil hikmah. Hikmah yang paling besar adalah kita harus yakin akan kuasa Allah SWT di atas segalanya,” ujarnya. Ia menegaskan, momentum Doa Asyura tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan semata, tetapi juga harus menjadi sarana untuk memperbaiki karakter, etika, dan moral umat.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai keimanan dan akhlak sangat penting untuk menjaga keselamatan akidah di tengah berbagai tantangan, baik yang datang dari dalam maupun luar lingkungan masyarakat. Di akhir penyampaiannya, Wawali Indra mengajak seluruh umat Islam di Kota Gorontalo untuk menjadikan persatuan sebagai kekuatan bersama dalam membangun daerah.
Dengan terpeliharanya ukhuwah dan kebersamaan, Pemerintah Kota Gorontalo berharap cita-cita mewujudkan Kota Gorontalo sebagai kota religius sesuai visi dan misi pemerintah daerah dapat terus diperkuat. (Rls)

