3MEDIA, GORONTALO – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Gorontalo mendorong Pemerintah Kota Gorontalo mengambil langkah cepat untuk melindungi kesehatan masyarakat. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak 1.500 masker disiapkan untuk dibagikan secara gratis kepada warga. Langkah tersebut dilakukan menyusul penurunan kualitas udara di kawasan perkotaan dalam beberapa hari terakhir.
Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, terutama pengguna jalan, menjadi salah satu kelompok yang perlu meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.Kepala BPBD Kota Gorontalo, Hendry Ticoalu, mengatakan kabut asap yang menyelimuti Gorontalo diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), baik di wilayah lokal maupun kiriman dari daerah lain.
“Wilayah udara Provinsi Gorontalo, khususnya Kota Gorontalo, saat ini sedang dilanda kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan. Selain dari wilayah lokal, berdasarkan rilis pers BMKG, dampaknya juga berasal dari karhutla di Kalimantan dan Papua yang sampai ke Gorontalo,” ujar Hendry. Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Gorontalo menyiapkan pembagian masker untuk membantu mengurangi risiko paparan partikel asap terhadap masyarakat.
Upaya ini dilakukan setelah Dinas Kesehatan mengonfirmasi adanya penurunan kualitas udara di kawasan perkotaan.Hendry menyampaikan, sebanyak 1.500 masker ditargetkan dapat dibagikan kepada masyarakat. Pengguna jalan dan warga yang memiliki aktivitas di luar rumah menjadi prioritas dalam upaya perlindungan tersebut.
“Hari ini kita targetkan ada sekitar 1.500 masker yang dibagikan kepada masyarakat. Kami mengimbau warga untuk selalu menggunakannya saat beraktivitas di luar rumah demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat dampak kabut asap ini,” katanya. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi udara yang terjadi saat ini.
Penggunaan masker ketika berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah perlindungan diri yang dapat dilakukan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Gorontalo.Pemerintah Kota Gorontalo berharap pembagian masker gratis ini dapat membantu melindungi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap risiko kesehatan akibat penurunan kualitas udara.
Warga juga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin mengganggu. Kewaspadaan dan upaya perlindungan diri diharapkan dapat membantu menekan risiko gangguan kesehatan selama kondisi udara belum kembali membaik. (Rls)

