3MEDIA, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor usaha mikro dengan menyalurkan bantuan pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro Tahun Anggaran 2026. Program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha sekaligus memperkuat pergerakan ekonomi masyarakat.
Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis kepada sejumlah pelaku usaha mikro dalam kegiatan yang berlangsung di Loka Latihan Kerja (LLK) UKM Kota Gorontalo, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Muttakin Adam, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Haryono Soeronoto, serta jajaran Pemerintah Kota Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Wawali Indra menegaskan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan UMKM menjadi fokus utama pemerintah daerah. Ia menyebut sektor tersebut masuk dalam tiga program prioritas yang dijalankan bersama Wali Kota Gorontalo sejak awal masa kepemimpinan. Menurutnya, selain pengelolaan kebersihan dan penguatan nilai-nilai religius, pengembangan UMKM menjadi agenda strategis untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berbagai program pemberdayaan terus dijalankan guna menciptakan iklim usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.Wawali Indra mengungkapkan, sejumlah hasil positif mulai terlihat dalam satu tahun lebih masa kepemimpinan saat ini. Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintah tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diterima, melainkan dari meningkatnya kesejahteraan warga dan kemampuan pelaku UMKM untuk berkembang.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo yang dinilai berhasil mempercepat pelaksanaan berbagai program pemberdayaan sehingga mampu meningkatkan aktivitas usaha mikro di daerah tersebut. Masih kata Wawali Indra, bantuan yang diberikan merupakan bentuk stimulan bagi pelaku usaha untuk memperkuat modal dan meningkatkan kapasitas produksi.
Dana bantuan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan baku, meningkatkan hasil produksi, serta menghasilkan keuntungan yang kemudian diputar kembali guna mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan. Menurutnya, penguatan UMKM memiliki dampak luas terhadap perekonomian daerah.
Meningkatnya aktivitas produksi tidak hanya menguntungkan pelaku usaha, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor perdagangan, distribusi, transportasi, hingga berbagai layanan pendukung lainnya.
Dengan adanya bantuan pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Gorontalo berharap para pelaku UMKM semakin mandiri, mampu meningkatkan daya saing, serta berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Rls)

