3MEDIA, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak 66 aparatur sipil negara (ASNp) resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.Prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Bandhayo Lo Yiladia, Jumat (5/6/2026), dipimpin langsung Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi agenda pengisian jabatan, tetapi juga penegasan arah reformasi birokrasi yang tengah dijalankan pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Wali Kota Adhan mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar simbol kewenangan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak perubahan di masing-masing organisasi perangkat daerah serta berkontribusi dalam mempercepat pembangunan Kota Gorontalo. “Pelantikan ini harus menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih baik. Semua harus mengambil peran dalam mewujudkan kemajuan dan kejayaan Kota Gorontalo,” ujar Wali Kota Adhan.
Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, ia juga menyoroti tantangan birokrasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat. Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan, penerapan sistem digital harus mampu memangkas proses yang berbelit, mempercepat pengambilan keputusan, serta menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses masyarakat.
“Teknologi harus memudahkan urusan masyarakat. Jangan sampai digitalisasi justru membuat pelayanan semakin rumit,” tegasnya. Untuk itu, Wali Kota Adhan meminta seluruh perangkat daerah terus berinovasi dalam membangun sistem kerja yang lebih efektif, didukung data yang akurat dan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan warga. (Rls)

